27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Dari Pasarlah Ekonomi Bertumbuh ,Zaini Mansur : PERKUAT EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL

Zaenu Mansur Ka. UPT Pasar Ngemplak

KabarGress.com – Pasar Tradisional telah tercatat sepanjang sejarah kontribusinya dalam menumbuhkan kesejahteraan ekonomi masyarakat , cukup signifikan. Dari pasar tradisional lah ekonomi kerakyatan bertumbuh, dan berkembang.

Penegasan itu disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis ( Ka. UPT) Pasar Ngemplak , Zaenu Mansur saat diskusi kecil bersama KabarGress.com , Kamis (26/11) kemarin.

Pasar tradisional menurut Zaenu Mansur menorehkan sejarah, bagaimana besarnya kontribusi yang di sumbangkan pada masyarakat.

Lewat Pasar Tradisional lah tranksasi jual beli masyarakat berjalan. Para pedagang berhasil menjual dagangannya dan masyarakat mendapatkan barang sesuai kebutuhannya.

Oleh sebab itu kata Zaenu Pasar Tradisional terus di pelihara sekaligus di tingkatkan sarana dan prasarananya. Pasar tradisional tempat pertumbuhan ekonomi keluarga.

” Pasar tradisional adalah tempat pertumbuhan ekonomi masyarakat ,” kata Zaenu . Keberadaan pasar tradisional menjadi perhatian pemerintah untuk ditingkatkan pembangunannya demi keberlangsungan hidup dan berkembang pasar tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Zaenu Mansur menegaskan eksistensi pasar tradisional mesti mampu di pertahankan. ” Para pedagang harus tetap eksis tidak merasa bosan membuka usaha ,” ujar Zaenu mengingatkan

Memang regulasi atau aturan perundangan jarak pasar tradisional dengan pasar modern tidak lagi beradius 500 meter. ” Namun Pemda tetap berupaya melindungi kepentingan para pedagang dan masyarakat ekonomi menengah bawah,” terang Zaenu

Sebab dengan munculnya pasar modern yang jaraknya tidak terlalu jauh tentunya menjadi kompetitor baru bagi pedagang pasar tradisional.

” Tapi dengan tampilnya pemerintah masyarakat pedagang akan mampu bersaing secara sehat ,” kata Zaenu optimis.

Sementara itu sebagai upaya menciptakan pasar Ngemplak bersih dan sehat , Zaenu mengajak 37 pedagang kuliner gotong royong melakukan kerja bakti bersih – bersih.

” Lokasi pujasera yang terlihat bersih dan rapi , pembeli tentu akan berdatangan untuk membeli makanan yang ada . Tapi kalau area pujasera terlihat jorok dan kotor , masyarakat enggan belanja makanannya ,” jelas Zaen

(Adn)