19/01/2021

Jadikan yang Terdepan

DANA BPUM CAIR , DINAS KOPERASI UMKM DIBANJIRI PENGUSAHA MIKRO

Berjubel Penerima BPUM di Kantor Dinas Koperasi UMKM Tulungagung

Tulungagung ,-KabarGress.com – Bantuan Pelaku Usaha Mikro ( BPUM) Bantuan Presiden Tahun 2020 , gelombang II di kabupaten Tulungagung sudah mulai cair , Selasa ( 3/11/2020).

Memperhatikan Surat Menteri Koperasi ( Menkop) awal 9 September , Dinas Koperasi UMKM Prov Jatim pendaftaran di perpanjang hingga akhir November 2020. Sebab kuota masih terdapat 2,9 juta, setelah kuota terpenuhi pendaftaran baru akan di tutup.

” Pendaftaran masih di buka kalau Kouta sudah penuh baru akan kita tutup,” ujar Kadin Koperasi UMKM Kab Tulungagung, Slamet Sunarto.

Menurut Slamet da empat lembaga pengusul yang berhak meng – entry ke Kementerian Koperasi diantaranya Dinas Kabupaten yang membidangi Koperasi dan usaha mikro, koperasi berbadan hukum, kelembagaan, perbankan yang mendapatkan rekomendasi.

” Sedangkan desa hanya sebatas mengumpulkan data warga menyetorkan ke lembaga yang di tunjuk, ” imbuhnya

Banpres BPUM merupakan politicalwille Pemerintah” Sanksi tidak ada, cuma gambaran besarnya program ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Konsepnya tetap tidak lepas dari pandemi covid – 19.

” Secara ekonomi kita sangat terdampak. Nah, untuk mengurangi beban masyarakat pemerintah memberikan bantuan hibah. Bantuan ini, sebagai upaya meningkatkan daya beli masyarakat meningkat, sehingga ekonomi ikut terdongkrak ” katanya

 

BPUM Konsepnya meningkatkan kesadaran masyarakat ,dalam upaya menggerakan produksi Usaha Mikro.

” Produktif untuk usaha mikro yang sipatnya menunjang dari sisi perekonomian masyarakat. Dengan bantuan hibah Rp 2,4 juta dapat di pergunakan untuk kegiatan yang sifatnya mendukung ekonomi keluarga”, terang Slamet.

Persyaratannya cukup mudah .” Punya akses perbankan . Punya nasabah, memiliki saldo kurang dari Rp 2 juta di perbankan, punya usaha, tidak sedang kredit di perbankan ,” terang dia

Slamet lebih lanjut menerangkan BPUM didukung sebuah sistem canggih BI cheking begitu. ” Sistem BI Cheking pada saat di input nama sudah terekam, apakah nama tersebut punya histori pinjaman di perbankan,” tandasnya.

Sebelumnya, Senin ( 26/10 /2020 ) pekan kemarin warga terlihat memadati halaman kantor Dinas UMKM, rela mengantri demi mendapatkan bantuan modal usaha dari pemerintah.

Sementara guna memudahkan layanan masyarakat , warga Puncanglaban mengusulkan supaya dapat mengambil blanko dari petugas satpol PP yang berdiri disana.

” Saya kira perlu di atur supaya tidak terjadi antrian panjang dan jaga jarak, ” usul warga Pucanglaban . Usaha kami macam macam ada pedagang bakso, jualan kue, usaha melalui online dan lain lain,” timpal ibu yang sedang menggendong anaknya. . (Adn)