27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

MAS KELANA TEKEN KERJA SAMA PENGEMBANGAN TANAMAN KEDELAI DENGAN GHANA

Mas Kelana Bersama dua Pejabat Pemerintah Ghana

Diberi lahan dua ratus hektar dan ijin impor ke Indonesia


Sidoarjo , KabarGress.com – Pemerintah Ghana berikan lahan seluas 200 hektar kepada Pengusaha Indonesia , asal Surabaya Kelana Aprilianto . ” Alhamdulillah Pemerintah Ghana berikan lahan 200 hektar , ” ujar Mas Kelana melalui WhatsApp kepada KabarGress.com , Selasa malam ( 6/10/2020)

Lahan tersebut berdasarkan MOU , peruntukannya untuk penanaman kedelai. Selain konsesi lahan Pemerintah Ghana juga berikan ijin impor Indonesia. ” Masa panen nanti.kita di berikan ijin impor kedelai.Ghana , * kata Mas Kelana yamg Paslon.No3 dalam pilkada Sidoarjo ini .

Kerjasama bidang pertanian kedelai Mas Kelana dengan Ghana , nantinya di harapkan mampu mengkontribusi kebutuhan kedelai bagi Indonesia khususnya Kabupaten Sidoarjo. Dimana Indonesia adalah negara dengan konsumsi kedelai terbesar di dunia setelah China.

Sebab kedelai jadi bahan baku bagi tempe dan tahu, dua makanan yang sangat lazim disantap masyarakat Tanah Air. Tingginya kebutuhan kedelai belum sepenuhnya di penuhi oleh petani..

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor kedelai Indonesia sepanjang semester-I 2020 mencapai 1,27 juta ton atau senilai 510,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,52 triliun (kurs Rp 14.700). Sebanyak 1,14 juta ton di antaranya berasal dari AS.

Sedangkan Data Gabungan Asosiasi Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Gakoptindo), selain dari Amerika Serikat, kedelai yang dipasok untuk para pengusaha tahu dan tempe didatangkan dari Kanada, Brasil, dan Uruguai.

Dan selama kurun sepuluh tahun terakhir, volume kedelai impor mencapai 2-7 kali lipat produksi kedelai lokal, sebagian besar berasal dari Amerika Serikat . Sebagai seorang pengusaha Mas Kelana besar tekadnya membantu kebutuhan kedelai bagi masyarakat Indonesia.

Panen perdananya nanti kedelai tersebut hendak di kirimkan ke Indonesian agar kebutuhan para pelaku usaha bergerak produksi tahu dan tempe terpenuhi pasokan bahan bakunya . ” Khususnya saudara – saudara kita produsen tahu – tempe di Sidoarjo dan Jatim ,” tegas Mas Kelana ( Ery)