27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Kak Harris Hibur Anak-anak dengan Dongeng

Kak Harris saat mendongeng

Surabaya, KabarGRESS.com – Masa Normal Baru Pemerintah Kota Surabaya belum membuka semua layanan publik yang ada Surabaya seperti layanan Perpustakaan Kota. Tingginya angka covid yang ada di kota Surabaya membuat jam layanan harus dibatasi.

Tidak hanya di Perpustakaan Kota Surabaya, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang dikelola Dinas Perpustakaan Kota Surabaya belum sepenuhnya buka. TBM yang berada di beberapa titik di Surabaya khususnya ada di Balai RW, rusun, rumah sakit, kantor kecamatan, kelurahan hingga di terminal Purabaya sendiri masih belum semuanya buka hanya sebagian TBM yang buka dari kurang lebih 500 Taman Bacaan Masyarakat yang ada titik kota.

Dari SK Walikota sebagian Taman Bacaan Masyarakat yang buka semua itu harus sesuai dengan protokol kesehatan. Salah satu contoh Taman Bacaan Masyarakat yang ada di Balai RW 3 Dukuh Kupang petugas juga melibatkan masyarakat sekitar harus membuat video tentang protokol kesehatan dan hasilnya di kirimkan ke Dinas Perpustakaan.

Dalam launching perdana pembukaan Taman Bacaan Masyarakat RW 3 Dukuh Kupang di masa Normal Baru membuat pengurus RW harus bekerja semaksimal mungkin dalam menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung taman baca.

“Saya mencoba membantu petugas untuk membantu menerapkan protokol kesehatan kepada warga saya untuk bisa masuk di wilayah taman baca yang ada di RW 3 Dukuh Kupang,” jelas Nur Aida salah satu pengurus RW 3 Dukuh Kupang.

Pengunjung yang hadir tidak hanya orang tua, anak-anak dan remaja. Tidak hanya membaca pengunjung bisa menikmati berbagai layanan yang ada di taman baca RW 3 Dukuh Kupang dengan tugas sekolah daring karena pemerintah sudah memfasilitasi internet di balai RW yang ada di Surabaya, membuat cerita/cerpen, bermain permainan tradisional hingga belajar dongeng dan mendengarkan dongeng yang didatangkan dari pendongeng Nasional Kak Harris tiap bulannya.

“Saya senang datang di TBM karena saya bisa mengerjakan tugas dari guru, selesainya bisa main dan mendengarkan dongeng,” jelas Abi siswa yang duduk di bangku kelas 4 SDN Dukuh Kupang 5.

Kak Harris sangat senang bisa diundang menghibur anak-anak yang ada di balai RW 3 Dukuh Kupang ini dalam mengajari anak-anak belajar dan juga bisa menghibur dalam dongeng yang saya bawakan. Tidak hanya Kak Harris yang menghibur Kak Harris yang mempunyai nama lengkap Harris Rizki membawa bonekanya yang lucu bernama Ayis untuk mendongeng. (ro)