27/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Prospek Usaha TOWR (PT Sarana Menara Nusantara Tbk) dalam Bisnis Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Jakarta, KabarGRESS.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membuat layanan internet untuk keberlangsungan kegiatan bisnis dan dunia pendidikan menjadi semakin penting. Terbukti berdasarkan pengamatan sejak kuartal II 2020 dan laporan dari operator seluler, telah terjadi kenaikan lalu lintas data, yang artinya kebutuhan dan penggunaan layanan internet via mobile devices cenderung terus meningkat.

Dengan terjadinya pandemi ini, maka telah terjadi percepatan digitalisasi aspek kehidupan masyarakat, yang terlihat dari maraknya penggunaan platform e-commerce, video conferencing, entertainment, digital banking dan social media.

Saat ini pemakai internet di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 170 juta orang dari total penduduk 260 juta, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber. Sekitar 90% dari jumlah tersebut, masih menggunakan layanan data via mobile device/handphone dan sekitar 70% dari mereka menggunakan jaringan 3G/4G.

“Penetrasi internet di Indonesia masih memiliki potensi untuk terus berkembang, didukung oleh antara lain: komposisi demografi di Indonesia yang didominasi penduduk usia muda, dan pemakai internet terus menuntut peningkatan kualitas layanan karena intensitas penggunaan yang terus bertambah,” tutur Indra Gunawan, Direktur TOWR.

“Kedua hal tersebut, ditambah penetrasi jumlah tower dan sambungan fiber optic yang masih rendah di Indonesia membuat masa depan bisnis penyediaan infrastruktur telekomunikasi ini cukup cerah.”

Saat ini TOWR memiliki 21.271 tower dengan total tenant sebanyak 38.122 tenant, sehingga rasio tenancy mencapai 1,79x (meningkat dari 1,61x di 2Q19). Selain itu, sejak tahun 2018, TOWR, melalui anak perusahaannya, Iforte, melakukan diversifikasi ke dalam bisnis penyewaan jaringan fiber optic, terutama untuk fiberisasi tower. Saat ini, Iforte telah memiliki 34.200 km sambungan fiber optic. Hal ini berarti, selama 6 bulan yang berakhir pada bulan Juni 2020, TOWR telah menambah 1.952 tower dengan 4.776 tenant serta 6.600 km sambungan fiber optic.

Selanjutnya, TOWR akan terus berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan usaha melalui pembangunan tower baru dan memperluas sambungan fiber optic, melakukan colocation tower dan fiber optic, serta akuisisi bisnis infrastruktur telekomunikasi untuk meningkatkan return bagi para pemegang sahamnya. (ro)