15/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Semester I 2020, PT Cisadane Sawit Raya Tbk. Berhasil Bukukan Pendapatan Penjualan Rp273,33 Miliar

Jakarta, KabarGRESS.com – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (Kode Saham: CSRA) pada hari ini, Selasa, 25 Agustus 2020, melakukan paparan publik sebagai bentuk partisipasi Perseroan dalam acara Public Expose Live Bursa Efek Indonesia 2020. Sehubungan dengan adanya protokol kesehatan, maka acara ini dilakukan secara virtual.

Acara ini hanya diikuti oleh 50 perusahaan tercatat yang diberi kesempatan oleh BEI dan dihadiri oleh analis Perusahaan Efek, Manajer Investasi, Pension Fund Manager, Insurance Industry Manager, Anggota AAEI, Analis Efek lainnya, Local & Foreign Fund Manager serta masyarakat umum.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Bursa Efek Indonesia untuk dapat berpartisipasi dalam acara Public Expose Live 2020. Acara ini kami harapkan dapat menjadi salah satu sarana bagi masyarakat luas untuk lebih mengetahui tentang kinerja usaha kami serta memperluas wadah komunikasi kami. Hal ini sangat penting bagi kami, khususnya sebagai perusahaan yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia di awal tahun 2020 ini, untuk lebih meningkatkan pemahaman dan menjaga kepercayaan akan bisnis kami secara jangka panjang.” ungkap Seman Sendjaja Suhenda selaku Direktur Perseroan pada kesempatan ini.

Pada acara ini, Perseroan, yang diwakili oleh Seman Sendjaja Suhenda selaku Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategis serta Cokro Cienturi Suhendra selaku Komisaris Perseroan memberikan paparan terkait dengan perkembangan terkini Perseroan per kinerja usaha di semester I tahun 2020. Sepanjang semester pertama 2020, Perseroan berhasil membukukan pendapatan penjualan sebesar Rp273,33miliar, yang mencerminkan pertumbuhan double digit pada penjualan dibandingkan dengan angka 1H19. Hasil positif terutama berasal dari harga jual rata-rata yang lebih tinggi di 1H20 berdasarkan perbandingan YoY.

Laba kotor 1H20 Perseroan juga menguat menjadi Rp109,48miliar, yang tumbuh sekitar 67,34% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berdampak pada marjin bruto yang meningkat sekitar 10ppts YoY menjadi 40,05% di 1H20. Pencapaian ini juga tercermin pada laba bersih 1H20 untuk periode ini yang melonjak lebih dari sembilan kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp43,04miliar. Hal ini, menghasilkan penguatan marjin bersih sebesar 14ppts menjadi 15,75% dibandingkan 1,81% yang tercatat di 1H19. Secara keseluruhan, prestasi yang positif ini mencerminkan strategi inovatif Perseroan dalam mengembangkan bisnisnya serta manajemen biaya strategis untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kinerja Operasional yang Solid

Dari sisi operasional, Perseroan terus mempertahankan pengembangan berkelanjutan untuk mencapai produktivitas yang solid dan keunggulan bisnisnya. Produksi TBS internal tumbuh sebesar 7,2% YoY di 1H20.

Meskipun produksi berada di bawah target yang ditetapkan karena gangguan cuaca pada periode ini, Perseroan melihat produksi secara jangka panjang akan terus bertumbuh mengingat profil usia perkebunan, mayoritas berada pada usia produksi prima yaitu di bawah 18 tahun.

Perseroan juga tetap mempertahankan fokus utama untuk meningkatkan tingkat produktivitas dan efisiensi operasional. Hal ini tercerminkan pada yield produksi TBS di 1H20 yang berada pada kisaran 8,9 ton/ha, lebih tinggi dari level 8,6 ton/ha di 1H19. Perseroan akan terus berfokus untuk meningkatkan praktik operasionalnya untuk mendorong kinerja operasionalnya. Strategi-strategi ini diharapkan akan memberikan pijakan yang lebih kokoh untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis Perseroan.

Tinjauan Outlook 2020

Meskipun kinerja operasional Perseroan tidak terdampak terhadap pandemi covid-19, Perseroan akan terus menerapkan protokol kesehatan yang terus berlangsung di semua tingkat operasional untuk mencegah risiko lebih lanjut dari pandemi. Protokol-protokol ini termasuk, menjaga jarak aman minimum sesuai dengan peraturan social distancing yang berlaku dan mengikuti pedoman kesehatan yang diberlakukan oleh Pemerintah. Perseroan juga mewajibkan semua karyawan untuk mengenakan masker dan menyediakan pembersih tangan di semua area kerja serta secara rutin memfasilitasi edukasi protokol kesehatan terkait pandemi ini terhadap para karyawan serta keluarganya. Perseroan akan terus memprioritaskan kesejahteraan karyawan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai kesimpulan, Direktur CSRA, Seman Sendjaja Suhenda menyatakan bahwa, “Pada kesempatan ini, kami ingin berterima kasih atas dukungan serta kerja keras seluruh pihak dikarenakan di tengah situasi bisnis yang menantang akibat pandemi Covid19, kami tetap berhasil meraih pertumbuhan positif sepanjang semester pertama ini. Meskipun demikian, kedepannya kami memiliki pandangan positif terkait prospek bisnis kami terutama dengan adanya inisiasi program D100 yang diberlakukan oleh Pemerintah dimana kami siap untuk memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ke depannya, kami akan tetap berfokus dalam memaksimalkan produktivitas dan menjaga efisiensi biaya untuk membangun keberlanjutan bisnis kami dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, peningkatan kinerja bisnis di setiap aspek perusahaan dan mempertahankan biaya operasional perusahaan pada tingkat yang efisien akan tetap menjadi fokus utama kami.” (ro)