29/11/2020

Jadikan yang Terdepan

INDONESIA MENGAJI BERSAMA KELUARGA AMBYAR

Persaingan Antar Delapan Ustadz Terbaik di “Beraksi di Rumah Saja”

Jakarta, KabarGRESS.com – Program “Ramadan di Rumah Saja” setiap malam hadir sejak pukul 22.30 WIB dengan tayangan menghibur namun tetap inspiratif. Pada episode Jumat, 15 Mei 2020 kemarin Keluarga Ambyar yang terdiri dari Irfan Hakim, Soimah, Gilang Dirga, Jirayut, dan Rara LIDA mengajak pemirsa di seluruh tanah air bersama Irwan DA untuk mengaji. Secara bergantian mereka membacakan surat Al Baqarah ayat 20–25.

Indonesia patut berbangga karena delapan peraih peserta terbaik dari segmen “Indonesia Mengaji” berhasil menjadi perwakilan Indonesia untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional.

Sementara itu kompetisi Qori/Qoriah dari seluruh provinsi di Indonesia pada segmen “Indonesia Mengaji” telah memasuki round ke-2. Qori/Qoriah yang telah menjadi pemenang terbaik 1 di babak sebelumnya kali ini kembali bersaing dengan membacakan surat yang sama di setiap episode.

Pada episode Minggu, 17 Mei 2020 kemarin tiga Qori tampil adalah Arozali (Kepulauan Riau), Endiko (Sumatera Barat), dan Muchtar (Kalimantan Timur) membacakan surat Al Kafirun ayat 1-6. Dewan Juri telah menentukan Endiko (Sumatera Barat) menjadi peserta terbaik 1 kali ini. Endiko juga merupakan perwakilan Indonesia yang akan mengikuti MTQ Internasional.

Program “Ramadan di Rumah Saja” juga mengajak pemirsa untuk tetap bersilaturahmi dengan memanfaatkan teknologi di tengah ketentuan pemerintah untuk melakukan physical distancing. Pada segmen “Indonesia Silaturahmi” Keluarga Ambyar bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh kenamaan tanah air. Pemirsa diajak bersilaturahmi ke rumah Ustadz Solmed di hari Jumat, 15 Mei 2020 lalu. Keesokan harinya (Sabtu, 16 Mei 2020) giliran Keluarga Ambyar menyapa Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil yang akrab disapa dengan Kang Emil. Romantisme Kang Emil bersama sang istri di rumah menginspirasi pemirsa untuk tetap beraktivitas di rumah bersama dengan orang-orang terkasih.

Memasuki waktu sahur, program “Beraksi di Rumah Saja” yang tayang setiap hari sejak pukul 02.00 WIB dini hari dipandu oleh Ramzi, Abdel, dan Lesti DA telah menentukan delapan ustadz terbaik untuk melaju ke babak Top 8. Mereka terbagi menjadi dua kloter yakni Kloter Ar Rahman terdiri dari Doni Dion (Bekasi), Hari (Purwokerto), Suwandi (Riau), dan Wardi (Nusa Tenggara Timur). Empat peserta lainnya yakni Il Al (Garut), Novri (Riau), Ulin (Cilacap), dan Zaky (Jakarta) masuk dalam Kloter Ar Rahim.

Kloter Ar Rahman menjadi kloter pertama yang kembali berkompetisi di episode Senin, 18 Mei 2020 dini hari tadi. Keempat ustadz bersaing menyampaikan tausiyah dengan tema terbaik. Beragam pujian, saran dan kritik juga diberikan oleh Dewan Juri demi penampilan terbaik peserta di babak selanjutnya. Doni Dion (Bekasi) hadir dengan tausiyah berjudul “Hindari Hutang, Hidup Tenang” berhasil mendapat pujian dari Ustadz Subki Al Bughury.

“Hari ini penampilan Doni Dion berbeda, ada inovasi baru sesuai dengan tema. Penyampaian ayat Al Quran juga berhasil dibacakan Doni Dion dengan indah”, puji Ustadz Subki Al Bughury.

Suwandi (Riau) meski tampil dengan baik lewat judul tausiyah “Bahaya Sifat Bakhil” dan menuai pujian dari Ustadz Solmed, namun perolehan dukungan pemirsa berbanding terbalik. Suwandi (Riau) harus ikhlas berada di posisi terendah dibandingkan tiga ustadz lainnya dan mengharuskannya untuk tersingkir dari kompetisi “Beraksi di Rumah Saja”.

Warnai ibadah Ramadan 1441 H di rumah saja bersama “Program Penuh Berkah” hanya di Indosiar!