Sebanyak 200 Peserta TK se Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo Ikuti Kegiatan Limas Inspiring Competitions di SD Muhammadiyah 15 Surabaya

Surabaya, KabarGress.Com – Sebanyak 200 peserta dari 16 Taman Kanak-Kanak se Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo, pada Sabtu, (23/11/ 2019), mengikuti Limas Inspiring Competitions ( LIC ) di SD Muhammadiyah 15 Surabaya. Berbagai lomba digelar antara lain.

Starball Cup, Pop Up dan PILDACIL. Kegiatan ini dibuka oleh pengawas TK/SD wilayah IV Wiyung Surabaya Drs. H. Mamik Subagio M.Pd. yang ditandai pelepasan burung merpati.

”Kegiatan ini luar biasa, nantinya di pendidikan dasar akan mempunyai putra putri dan siswa siswi yang sehat, yang punya prestasi dibidang olahraga, akademismya bagus, sehingga seimbang antara prestasi akademik dan non akademik, apalagi di SD Limas sebagai sekolah inspiratif, tidak hanya sekedar anak yang cerdas, sehat tetapi anak anak yang berilmu, selalu dekat dengan sang Pencipta yaitu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.” ujar Mamik mengapresiasi kegiatan Limas Inspring Comptetions ( LIC ).

Mamik menambahkan kalau pihak dinas pendidikan Surabaya mensupport setiap kegiatan sekolah selama kegiatan tersebut positif.

“Kami selalu mendukung, selalu komunikasi dengan pihak sekolah. Seperti untuk alat pembelajaran, peraga olahraga maupun pelatihan pelatihan untuk guru olahraga. Tidak hanya pada alat olahraga tetapi kemampuan guru olahraga khususnya dalam kegiatan LIC, kita komunikasikan, kita bina untuk peningkatan prestasi guru baik didalam kelas maupun diluar kelas” kata H. Mamik.

Sementara itu Kepala SD Muhammdiyah 15 Surabaya M. Natsir menjelaskan, Limas Inspiring Competitions merupakan program tahunan bertujuan yaitu untuk menjaring potensi – potensi belia. Berbefa dengan tahun lalu, LIC tahun ini menambah kategori lomba Pildacil.

“Harapannya LIC ini menjadi ajang tersendiri, ajang pilihan tersendiri bagi bapak /ibu wali murid untuk menjadikan putra putrinya yang berbakat dibidang masing” lanjut Natsir.

Natsir juga mengungkapkan bahwa dari tahun ke tahun SDM Limas masih dipercaya wali murid dan selalu menjadi rujukan sekolah lain dalam studi banding. Tahun depan misalnya, pada maret 2020 akan dikunjungi pelajar dari beberapa sekolah dari Malaysia.

Penerimaan Peserta didik baru karena keterbatasan sekolah ini hanya menerima 4 rombel, 1 rombel berjumlah 28 murid.

“Dan insyaAllah kami akan menyiapkan gedung baru 6 lantai yang bernama Limall (Limas Mall), yang konsepnya adalah belajar di Mall, maksudnya di sekolah seakan-akan di Mall” pungkasnya. (Tur)

Leave a Reply


*