Menikmati Keindahan Pulau Sempu; Lebih Diperuntukkan Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan

JAWA TIMUR memiliki banyak tempat – tempat menarik sebagai destinasi wisata. Mulai dari wisata alam hingga wisata buatan. Apalagi kalau kita merujuk ke Kabupaten Malang, sangat banyak daerah tujuan wisata yang ada di sana.

Pun juga banyak pepohonan sehingga tak melulu kepanasan berada disana. Pulau Sempu merupakan sebuah pulau kecil di selatan Pulau Jawa, secara administratif terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Di pulau ini ada berbagai ekosistem yang sangat indah, khas alam tropis. Terdapat sebuah laguna besar yang terletak di tengah pulau yang diberi nama Segara Anakan. Laguna Segara Anakan memiliki air asin karena terhubung dengan lautan melalui suatu celah karang. Sangat asik bukan?

Hadirnya Segara Anakan membuat Pulau Sempu semakin istimewa. Laguna alam berwarna kehijauan ini nampak begitu indah dan menghipnotis siapapun yang mengunjunginya. Dengan kontur permukaan berbukit, Pulau Sempu tidak dihuni oleh manusia. Penghuni Pulau Sempu merupakan satwa-satwa yang dilindungi keberadaannya seperti lutung jawa, kera hitam, kera abu-abu, kijang, dan kancil.

Pulau Sempu memiliki berbagai jenis ekosistem mulai dari hutan pantai, hutan bakau, dan hutan tropis dataran rendah yang mendominasi seluruh pulau. Flora yang ditemukan di Pulau Sempu di antaranya adalah bendo (Artocarpus elasticus), triwulan (Terminalia sp.), wadang (Pterocarpus javanicus), ketapang (Terminalia catappa), waru laut (Hibiscus tiliaceus), pandan (Pandanus tectorius), bakau (Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata), dan masih banyak lagi.

Menariknya, nama Sempu dikatakan diambil dari nama salah satu jenis pohon (pohon sempu) yang ditemukan di pulau itu, namun pohon tersebut telah sulit ditemukan saat ini.

Namun kini, pemerintah melalui BKSDA (Balai Konservasi Sumberdaya Alam) Jatim nampak begitu ketat memberlakukan larangan berkunjung bagi wisatawan ke pulau ini yang sebenarnya status sebagai cagar alam itu telah ada sejak 1928 atau sejak jaman Belanda.

Seperti yang dikatakan Hanafi, salah seorang pengunjung yang mengatakan hanya bisa bersantai atau berwisata di sekitarannya saja. Seperti di Sendang biru dll. Ia beserta teman-temannya terpaksa menginap dengan mendirikan tenda di luar pulau Sempu. “Ini juga menarik kok meski kita ngak boleh masuk wilayah sempu”, kata laki-laki 28 tahun itu.

Menurut Hanafi, beberapa waktu sebelumnya, ato sekitar lima tahun lalu masih ada pengunjung yang diperkenankan untuk memasuki kawasan tersebut. Namun akhir – akhir ini begitu ketat. “Memang dulu ato sekitaran lima tahun lalu masih ada temen – temen yang masuk, maka itu kami kemari, tapi saat ini sangat sulit”, ungkapnya.

Sedianya pulau Sempu memang memiliki daya tarik lebih dibanding daerah sekitarnya. Perairannya yang jernih dan tenang membuat sebagian pengunjung tertarik untuk “mencicipi” eksotik alam ini. Disamping airnya yang memiliki rasa tawar.

Dengan status Cagar alam yang dimiliki, praktis pulau sempu tidak bisa dimasuki sembarang orang. Dan harus memperoleh izin terlebih dahulu dari pengelola atau BKSDA Jatim yang bernaung dibawah KLHK RI.

Kedudukannya sebagai cagar alam membuat Pulau Sempu hanya bisa dikunjungi dengan izin khusus dari BKSDA Jawa Timur. Segala sumberdaya di Pulau Sempu hanya dapat dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat, penyerapan atau penyimpanan karbon, serta pemanfaatan plasma nutfah untuk kepentingan budidaya.

Pihak pengelola antara KLHK dan BKSDA Jawa Timur telah menerbitkan surat edaran untuk meluruskan berbagai kesalah-kaprahan tersebut. Larangan ini dimaksudkan untuk melindungi berbagai ekosistem alami yang ada di dalamnya agar tetap lestari. (her)

Leave a Reply


*