INSPIRATIVE RUDY MARUDUT AKTIVIS PEJUANG MASYARAKAT TANPA PAMRIH

SURABAYA , KabarGress.com – Berbagai Ormas maupun LSM banyak bermunculan mewarnai Kota Surabaya ini, namun demikian tidak sedikit pula yang hanya seumur jagung, karena sesungguhnya hanya orang-orang yang berjiwa pengabdian dan melayanilah yang mampu bertahan dan terus eksis.

Rudy Marudut P., S.Kom yang lebih dikenal dengan panggilan Cak Rudy adalah sosok yang sangat menikmati aktifitas berorganisasi, sejak pergerakannya sebagai Aktivis ’98 yang kemudian tergabung di organ Pospera Kota Surabaya, Cak Rudy yang alumni Unitomo (Universitas DR. Soetomo) Jurusan Teknik Fakultas Informatika angkatan 92 ini terus eksis mengabdikan dirinya secara sukarela tanpa pamrih untuk demi kemaslahatan masyarakat.

Cak Rudy adalah sosok yang unik dan humble/ rendah hati, wartawan media ini berhasil melacak keberadaan Cak Rudy saat bercengkrama dengan beberapa warga dan Tokoh masyarakat diwilayah Dupak Baru membahas saluran air/ selokan dikampung itu selalu mampet tidak bisa lancar, dan meminta tolong kepada Cak Rudy untuk bisa memperoleh solusi, secangkir kopi cukup untuk menyelesaikan permasalahn warga karena ternyata Cak Rudy merasa bahagia apabila ada orang tersenyum karena apa yang telah diperbuat yaitu membantu permasalahan warga tersebut, mulai dari masalah kependudukan, PPDB, PDAM (pasang meteran gratis), lingkungan, hukum Pidana maupun Perdata dlsb, semua pasti diselesaikannya dengan cepat dan ikhlas tanpa pamrih.

Kepedulian Cak Rudy tersebut terbukti dengan kesaksian masyarakat yang mengaminkan tindak nyata kepedulian yang telah dilakukan dengan ikhlas itu, seperti kesaksian Tokoh Masyarakat pak Harry dimana ada 10 KK warga kampung malang utara yang tidak mampu akhirnya dapat memasang air bersih PDAM gratis, Bu Erna Ketua RW. 03 Tambakrejo bahkan Ketua LPMK Kel. Tambakrejo Kec. SImokerto pun menyatakan hal yang sama, bahwa Cak Rudy tidak pernah menolak apabila ada warganya yang meminta bantuan berbagai permasalahan, air PDAM mampet di dua kampung di Kaliwaron setiap pkl. 04.00 s/d pkl. 24.00 sehingga setiap tengah malam sampai menjelang subuh bapak-bapaknya terpaksa harus jagongan menunggu air keluar lancar untuk mengisi bak-bak kamar mandi warga, hanya dalam tempo 2 hari, air PDAM warga sudah lancar normal sehingga warga sangat berterimakasih kepada Cak Rudy yang disampaikan melalui Bpk. Iwan selaku Ketua RT dilingkungan Kaliwaron, pembangunan dan pengembangan rumah ibadah pun seperti Musholla Nurul Huda di Jl. Dupak Baru I No. 1 yang dipimpin H. Lutfi turut mendapat perhatian Cak Rudy .

Pada kenyataannya masih banyak hal kepedulian sosial masyarakat, lingkungan, pendidikan dlsb yang tidak mungkin terekam secara keseluruhan, Cak Rudy akhirnya bersedia menceritakan dikesempatan yang lain jika memang dapat menginspirasi banyak generasi muda untuk lebih berani berbuat untuk kepentingan masyarakat, tidak hanya pandai berteori atau beretorika kosong.

Melihat kepedulian dan keiklhasan Cak Rudy dalam berjuang untuk kepentingan warga Surabaya sehingga memperoleh solusi dan penyelesaian berbagai permasalahan yang timbul diberbagai pelosok Surabaya, memang selalu lolos dari pantauan Media Masa walaupun sejatinya Cak Rudy juga seorang Jurnalis Senior, kepiawaian menghindar dari sorotan media lepas dari publikasi ternyata tidak demikian dengan Gus Shaleh Abidin seorang Tokoh yang menjadi Ketua Ormas DPD Prop. Jatim FKI-1 (Front Komunitas Indonesia Satu) yang berdiri sejak thn 2004, Gus Shaleh menangkap sosok Cak Rudy sebagai orang yang patut menjadi Ketua DPC Kota Surabaya Ormas FKI-1, dengan kegigihan Gus Shaleh merayu akhirnya jadilah Cak Rudy Ketua DPC Kota Surabaya Ormas FKI-1.

FKI-1 adalah salah satu Relawan yang ikut mensukseskan Khofifah-Emil menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Prov. Jatim, tentunya keberhasilan tersebut tidak lepas dari gerakan Cak Rudy dimasyarakat dengan tindaknyatanya untuk Khofifah-Emil saat Pilkada Jatim yang lalu.

Lebih lanjut wartawan media ini mencoba menggali lebih dalam keseharian dan keberadaan Cak Rudy, yang ternyata mempunyai aktifitas organisasi cukup padat, selain Ketua DPC Kota Surabaya Ormas FKI-1, Cak Rudy juga eksis sebagai Sekretaris DPD Prov. Jatim LSM Transportasi INTRAWIN (Indonesia Transportation Watch & Investigation), aktifis Anti Penyalahgunaan Narkoba sebagai Ketua Umum DPP, Ketua Umum DPP LSM PAPPI (Pilar Aspirasi Pemerhati Pembangunan Indonesia), Ketua MUKI DPC Kota Surabaya, Ketua DPP RMI (Relawan Milenial Indonesia) Departemen Politik & Kenegaraan, Penggagas & Pendiri Forum Surabaya Maju, Pengurus DPP PERPARI (Perkumpulan Paralegal Republik Indonesia) dan Jurnalis Citizen yang tergabung dalam AWASI (Aliansi Wartawan Seluruh Indonesia).

Secara professional, Cak Rudy memiliki bisnis usaha sendiri dibidang Agency Media Televisi yang dikenal dengan SPINX Comm. dan sedang ekspansi bisnis dibidang limbah (besi tua) yang bekerjasama dengan AsLukas Romadhoni anak dari Ketua PUSURA (Pemuda Surabaya) Abbah Dollah yang juga dikenal sebagai Ketua KONI Kota Surabaya, yang menjadi inspirasi juga adalah semua penghasilan Cak Rudy secara sukacita dan iklhas digunakan untuk aksi tindak nyata kepeduliannya terhadap berbagai permasalahan warga Surabaya dan membiayai berbagai aktifitas dan gerakan sosial kemasyarakatan Ormas maupun LSM yang dipimpinnya.

Sebagai aktivis, penggerak dan inisiator yang telah terbukti berbagai hal tindaknyata sosial kemasyarakatan yang dilakukan Cak Rudy selama kurang lebih 21 tahun tanpa pamrih dan sukses lolos dari sorotan media masa tersebut, ternyata menimbulkan berbagai spekulasi pemikiran dimasyarakat, berandai-andai maupun mengharapkan seorang pemimpin yang lahir benar-benar dari masyarakat itu sendiri, yang benar-benar memahami dan mengenal kondisi kota Surabaya serta karakteristik masyarakatnya, terbukti sebagai Pejuang Masyarakat, pelaku yang inspiratif tumbuh dari bawah kepermukaan dan memahami perlunya reformasi birokrasi sehingga impian bersama warga Surabaya untuk mewujudkan Kota Surabaya yang benar-benar maju dapat diimplementasikan secara konkret dapat terwujud, hal ini tentunya menjadi bahan renungan dan pemikiran warga Kota Surabaya untuk dewasa memilih Walikota Surabaya berikutnya bukan karena uang yang mengakibatkan masyarakat kita menjadi pragmatis, tetapi perlu memilih pemimpin yang memang mampu melanjutkan dan menyempurnakan keberhasilan Risma dibeberapa bidang, siapa dia.(0/h)

Leave a Reply


*