Whisnu Sakti Buana Calon Terkuat Maju Pilwali di Internal PDIP

Wakil Ketua Bidang Pemuda Pelajar & Olahraga DPC PDIP Surabaya Tri Didik Adiono, S.Sos

Surabaya, KabarGress.Com – Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana berpeluang memimpin kembali DPC PDIP Kota Surabaya lima tahun mendatang.

Peluang ini muncul berdasarkan usulan 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Surabaya, agar kepemimpinan putra mendiang tokoh PDI Soetjipto itu dilanjutkan.

“Mayoritas kader ingin Pak Whisnu memimpin lagi. Ada 31 PAC se-Surabaya sepakat mengajukan satu nama, yakni Whisnu Sakti Buana (WS) sebagai ketua PDI Perjuangan Surabaya,” ujar Wakil Ketua Bidang Pemuda Pelajar & Olahraga DPC PDIP Surabaya Tri Didik Adiono, S.Sos, Selasa (2/7).

Saat ditanya apakah Apa ada calon lain? Didik tegas menyebut tidak ada. Sampai saat ini, kata Didik, hanya nama Whisnu yang diusulkan para kader. “Dipastikan aklamasi mengajukan satu nama Whisnu sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya selanjutnya,” katanya.

Menurut Didik, PAC sebenarnya bisa mengusulkan maksimal tiga nama calon ketua, serta DPC bisa mengusulkan calon ketua DPC ke DPP minimal lima nama. Namun, setelah melihat banyaknya prestasi yang ditunjukan oleh Whisnu Sakti Buana selama ini, menjadi bahan pertimbangan yang sangat kuat. “Semua menghendaki Pak Whisnu, sehingga tidak ada nama lagi,” kata anggota Komisi A DPRD Surabaya ini.

Meski demikian, mekanisme pemilihan ketua DPC tetap akan dijalankan. DPP PDIP, lanjut Didik akan menentukan nama, sesuai dengan aturan yang ada. “DPD PDIP Jawa Timur juga berhak mengusulkan nama calon ketua DPC ke DPP. Tetapi, penentunya ada di DPP,” tambahnya.

Sebelumnya, DPC PDIP Surabaya telah menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor Surabaya, Kamis (27 Juni 2019) lalu.

Dalam agenda Rakercab tersebut, selain membahas mekanisme pengajuan nama calon Ketua DPC, juga sebagai ajang sosialisasi hasil dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tentang mekanisme partai dalam mencanangkan PDIP menjadi partai pelopor.

Whisnu Sakti telah berada di jajaran pimpinan DPC PDIP Surabaya selama 15 tahun. Whisnu menjadi Sekretaris DPC PDIP Surabaya selama 5 tahun pada 2005-2010.

Kemudian jadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya selama 2 periode, 2010-2020. Artinya, jika kali ini disetujui DPP PDIP, kepemimpinan Whisnu Sakti akan bertambah 5 tahun lagi pada 2020-2025. Total bakal 20 tahun Whisnu berada di jajaran pimpinan PDIP Surabaya. (Tur)

Leave a Reply


*