Kompos Rumah Tangga Sangat Bermanfaat untuk Perbaikan Kondisi Lingkungan

* UPT Pengelolaan Informasi Teknologi Bangunan dan Pelayanan Perumahan Permukiman, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Prov. Jawa Timur, menggelar pelatihan bidang perumahan dan permukiman dengan tema “Pengolahan Sampah Skala Rumah Tangga”

Mojokerto, KabarGRESS.com – UPT Pengelolaan Informasi Teknologi Bangunan dan Pelayanan Perumahan Permukiman, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Prov. Jawa Timur, menggelar pelatihan bidang perumahan dan permukiman dengan tema “Pengolahan Sampah Skala Rumah Tangga”, bertempat di di Balai Desa Ketapanrame, Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Rabu (26/6/2019).

Hadir pada acara pelatihan tersebut, dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Mojokerto; Kepala Desa Ketapanrame, Kec. Trawas, Kab. Mojokerto; Sekolah Adiwiyata di Kab. Mojokerto; Pengelola Bank Sampah di Kab. Mojokerto. Sedangkan narasumber yang hadir Sisyantoko dan Heni Lestari dari Perkumpulan WE-HASTA (Wahana Edukasi HArapan Alam Semesta).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, Moh. Rudy Ermawan Y., ST., M.MT., dalam sambutannya mengungkapkan perumahan sebagai komponen pembentuk dari permukiman yang merupakan bagian dari lingkungan hunian, dimana lingkungan hunian adalah bagian dari kawasan permukiman dan kawasan permukiman sendiri adalah bagian dari lingkungan hidup.

“Perumahan dan kawasan permukiman adalah satu kesatuan sistem yang antara lain sebagiannya terdiri dari pembinaan, penyelenggaraan perumahan, penyelenggaraan kawasan permukiman, pemeliharaan dan perbaikan, serta peran masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian asas penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman antara lain adalah keserasian dan keseimbangan serta kelestarian dan keberlanjutan. “Dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman memiliki ruang lingkup yang salah satunya adalah pembinaan dan peran masyarakat. Dan dalam rangka melaksanakan pembinaan pemerintah juga memiliki tugas menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan di bidang perumahan dan kawasan permukiman,” terangnya.

Kegiatan pembangunan selain membutuhkan SDA yang semakin meningkat di satu sisi juga mengandung resiko pencemaran dan kerusakan lingkungan. Kondisi ini dapat mengakibatkan daya dukung, daya tampung dan produktivitas lingkungan hidup menurun. “Oleh karena itu maka perlunya pelestarian lingkungan hidup dengan mengelola dan melindunginya dan tentunya perlu peran aktif masyarakat di dalamnya,” jelasnya.

Di sisi lain pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat memberikan dampak dalam bertambahnya volume, jenis dan karakteristik sampah yang semakin beragam sehingga menjadi permasalahan nasional yang membutuhkan pengelolaan berwawasan lingkungan.

“Untuk itu pengelolaan sampah yang komprehensif sangat dibutuhkan untuk menunjang lingkungan hidup yang lebih baik, memberikan manfaat secara ekonomi dan dapat mengubah perilaku masyarakat,” tandas Rudy.

Disebutkan, salah satu cara pengelolaan dan penanganan sampah adalah pengolahan sampah yaitu mengurangi jumlah sampah disamping memanfaatkan nilai yang masih terkandung dalam sampah tersebut.

Pengolahan sampah skala rumah tangga atau skala individu merupakan pengolahan sampah oleh penghasil sampah secara langsung di sumbernya salah satu contohnya adalah komposting skala rumah tangga/individu. Kompos yang dihasilkan pun sangat bermanfaat untuk perbaikan kondisi lingkungan/tanah yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat itu sendiri.

Komposting merupakan metode yang dapat melibatkan peran aktif masyarakat karena relatif sederhana dan mampu dilakukan oleh masyarakat dengan mudah.

Dengan latar belakang itulah maka Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Prov Jatim melalui UPT Pengelolaan Informasi Teknologi Bangunan dan Pelayanan Perumahan permukiman yang dalam tupoksinya melaksanakan pelayanan informasi teknologi terkait bidang perumahan dan permukiman melaksanakan Kegiatan Pendidikan Kemasyarakatan Produktif Melalui Pembinaan Pelaku Pembangunan Perumahan dan Permukiman, yaitu dengan melaksanakan kegiatan Pelatihan Bidang Perumahan dan Permukiman TA 2019 dengan tema pengolahan sampah skala rumah tangga.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya, dan kami harapkan partisipasi aktifnya nanti dalam pelatihan ini dengan para nara sumber untuk dapat membagi semua ilmunya. Kepada para narasumber dari Perkumpulan WE-HASTA (Wahana Edukasi HArapan Alam Semesta) kami ucapkan terimakasih atas ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dilatihkan. Semoga apa yang disampaikan dapat menjadi bekal dan menambah pengetahuan dan kemampuan bagi para peserta pelatihan dan kita semua hari ini,” pungkasnya. (adv/ro)

Leave a Reply


*