PT KAI Daop 8 Surabaya Selenggarakan Edutrain Goes To Malang

Malang, KabarGRESS.com – Dalam rangka mengenalkan perkeretaapian kepada generasi anak-anak, sekaligus sebagai sarana promosi terhadap peningkatan pelayanan di KA Mutiara Selatan yang telah menggunakan rangkaian gerbong kereta baru, hari ini, Jumat, 12 April 2019, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya menyelenggarakan acara “Edutrain Goes To Malang”.

Sebanyak 119 peserta yang berasal dari SDN Menanggal II/583 – Surabaya dan SDN Kutisari II/269 – Surabaya, diajak oleh pihak PT KAI Daop 8 Surabaya jalan-jalan menggunakan rangkaian KA Mutiara Selatan dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju ke Malang secara gratis. Selanjutnya di Kota Malang, para peserta akan diajak bertamsya ke tempat wisata Predator Fun Park – Malang. Kemudian pada sore harinya, rombongan akan kembali ke Kota Surabaya dari Malang dengan menggunakan rangkaian KA yang sama, yaitu KA Mutiara Selatan (KA 111) relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung.

Adapun rincian dari 119 peserta Edutrain Goes To Malang ini yaitu 50 peserta SDN Rungkat Menanggal II/583 yang terdiri dari 40 siswa, 5 orang guru dan 5 orang perwakilan komite. Sementara dari SDN Kutisari II/269 berjumlah 69 orang yamg terdiri dari 59 siswa, 5 orang guru dan 5 orang perwakilan komite.

“Diharapkan dengan kegiatan Edutrain Goes To Malang ini, bisa menumbuhkan rasa kecintaan di kalangan generasi muda terhadap transportasi massal berbasis rel ini. Sehingga nantinya, generasi muda bisa dapat mendukung perkembangan perkeretaapian di masa yang akan datang, sekaligus menjadi pangsa potensi pelanggan setia nantinya,” ujar Suryawan Putra Hia, Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya dalam acara pelepasan rombongan program Edutrain Goes To Malang di Stasiun Gubeng hari ini (12/4).

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak PT KAI dan Bank BNI yang telah memfasilitasi kegiatan Edutrain Goes To Malang ini. Kegiatan sangat bermamfaat bagi penambahan wawasan anak didik kami, yang bisa secara nyata melihat tentang perkembangan perkeretaapian saat ini,” ujar Ani, guru SDN Kutisari II/269 di acara seremonial pemberangkatan rombongan.

Terhitung tanggal 1 April 2019 yang lalu, rangkaian gerbong kereta KA Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/pp telah digantikan dengan menggunakan sarana gerbong kereta baru jenis “Stainless Steel” (SS) buatan PT INKA.

Sebelumnya, rangkaian KA Mutiara Selatan terdiri dari 3 gerbong Kereta Eksekutif, 4 gerbong Kereta Bisnis dan 1 gerbong Kereta Makan plus Lembangkit Listrik dengan daya kapasitas tampung dalam satu rangkaian bisa mengangkut 406 tempat duduk.

Mulai 1 April 2019 yang lalu, rangkaiannya telah berubah menjadi 3 gerbong Kereta Eksekutif jenis SS, 4 gerbong Kereta Ekonomi jenis SS, dan 1 gerbong Kereta Makan plus Pembangkit listrik. Dimana daya kapasitas tampungnya akan meningkat menjadi 470 tempat duduk setiap satu rangkaiannya.

Diharapkan dengan pergantian rangkaian gerbong kereta jenis baru dari INKA ini, bisa semakin meningkatkan okupansi penumpang dari KA Mutiara Selatan yang sudah sangat bagus. Tercatat di tahun 2016, volume penumpang KA Mutiara Selatan mencapai 241.670 penumpang, kemudian di tahun 2018 meningkat 18 % menjadi 285.251 penumpang.

10 fasilitas baru yang diberikan dalam gerbong kereta baru di KA mutiara selatan ini, diantaranya:

  1. Bodi Stainless Steel Bahan yang digunakan untuk rangkaian KA Mutiara Selatan baru ini dibuat dari stainless steel yang lebih tahan karat dan cat stripping yang minimalis. Berbeda dengan bahan yang selama ini dipakai KAI, yakni mild steel.
  2. Jumlah toilet ditambah Pada masing-masing kereta/gerbong ada dua buah yang terletak bersebelahan. Ini berbeda dengan toilet pada kereta- kereta yang ada sebelumnya, yakni toilet hanya ada di salah satu sisi saja. Selain jumlah toilet yang ditambah, jenis toilet yang ada menggunakan toilet duduk. Penumpang pun bisa mengetahui apabila toilet dalam keadaan kosong ataupun terisi dengan adanya indikator di pintu toilet maupun di papan informasi elektronik yang menempel pada dinding kereta di dekat toilet.
  3. Sandaran Kaki Para pelanggan setia KAI juga semakin nyaman dengan adanya sandaran kaki yang lebih fleksibel, lampu tidur dan baca, meja mini yang bisa dilipat di sandaran tangan, serta bagasi kabin yang ada pembatasnya untuk tiap-tiap penumpang.
  4. Multimedia Untuk kebutuhan multimedia, menatar layar monitor untuk tayangan-tayangan hiburan di atas KA. Sebanyak empat buah layar monitor terpasang di dalam setiap kereta. Dua unit monitor berukuran 32 inci terpasang di ujung depan dan belakang, serta dua layar berukuran 19 inci menggantung di langit-langit kereta.
  5. Audio jack Untuk mendengarkan suara dari monitor itu, penumpang tinggal memasukkan earphone atau headset ke lubang audio jack yang ada di setiap tempat duduk. Fasilitas ini diberikan KAI untuk memenuhi privasi setiap penumpang akan suara yang keluar dari tayangan monitor tersebut. Sebab, tayangan monitor tidak mengeluarkan suara dari speaker layaknya yang terdapat pada KA-KA yang terdahulu.
  6. Meja lipat Pada setiap tempat duduk, penumpang bisa menggunakan meja lipat yang diambil dari sandaran tangan masing-masing.
  7. Mushola Di dalam kereta restorasi, KAI memfasilitasi penumpang yang hendak menjalankan ibadah sholat dengan menyiapkan ruang musala yang lebar, dilengkapi dengan rak berisi sarung dan mukena serta cermin yang menempel di dinding. Pada kereta restorasi disediakan ruang makan yang makin luas sehingga mampu menampung 24 tempat duduk.
  8. CCTV Untuk menunjang keselamatan dan keamanan, rangkaian kereta baru ini dilengkapi dengan dua buah CCTV dan dua buah tangga yang menempel di masing-masing kereta/gerbong untuk pijakan keluar kereta jika diperlukan dalam kondisi darurat. Selain itu, di lantai kereta juga disematkan jalur evakuasi yang bisa berpendar dalam kondisi gelap.
  9. Smoke-detector Nah, bagi Anda para perokok, waspadalah. Karena kereta baru ini tidak akan membiarkan Anda menikmati asap rokok dengan memasang smoke detector di ruang restorasi. Jadi apabila ada seseorang yang merokok di sana, otomatis alarm akan berbunyi.
  10. Bahan Jok tempat duduk lebih lembut, sehingga penumpang bisa lebih nyaman ketika dalam posisi duduk.

Adapun jadwal KA 111 (KA Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung)

  • Malang = – ber 16:30
  • S.Gubeng=dat18:30 ber 19:00
  • Bandung = dat 08:33. –

Jadwal KA 112 (KA Mutiara Selatan relasi Bandung – Surabaya Gubeng – Malang)

  • Bandung= – Ber 16:50
  • Gubeng= dat 06:24 ber 07:20
  • Malang = dat 09:38. –

“Pergantian gerbong kereta dengan sarana yang baru, merupakan salah satu bagian dari program peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya di dalam menyambut masa angkutan Lebaran 2019. Selain peningkatan di sektor fasikitas sarana gerbong kereta, kita juga terus mengejar target agar pembangunan penambahan fasilitas-fasilitas layanan di stasiun seperti di Stasiun Surabaya Gubeng, bisa selesai tepat waktu dan bisa digunakan oleh masyarakat pada masa mudik balik lebaran tahun 2019 ini, “Jelas Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya. (ro)

Leave a Reply


*