JOHNSON’S® Menegaskan Komitmennya Melalui ‘Program Sentuhan Cinta’ dan Lokakarya Pijat Bayi di Indonesia

  • Meskipun angka kematian bayi di Indonesia menurun sejak tahun 2012, namun kerja sama dan dukungan semua pihak masih diperlukan untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia
  • JOHNSON’S® kunjungi 15 kota di Indonesia untuk mengedukasi masyarakat dan membantu bayi agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui pijat bayi

Surabaya, 6 April 2019 – PT Johnson & Johnson Indonesia melalui produk bayi unggulannya, JOHNSON’S®, kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup bayi melalui program Sentuhan Cinta.  Program ini mendorong para ibu di Indonesia untuk terus mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu untuk kesehatan dan perkembangan bayi, khususnya selama periode emas. 

Sebagai bagian dari program ini, JOHNSON’S® kembali mengedukasi dan mengadvokasi para orangtua Indonesia akan pentingnya ‘sentuhan cinta’ bagi perkembangan bayi dengan melalui beberapa inisiatif. Rangkaian awal dari program Sentuhan Cinta adalah berupa lokakarya bagi para penulis blog (blogger workshop) mengenai pijat bayi yang diselenggarakan di IBIS Style Hotel, Surabaya dengan mengundang sekitar 50 orang mom bloggers.

Wynne Lukman, Brand Manager JOHNSON’S® menuturkan, ”Sudah lama kami melakukan edukasi pijat bayi bagi para orangtua dan kami juga sangat menyadari pentingnya melakukan edukasi pijat bayi secara berkelanjutan di wilayah Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen jangka panjang kami dalam membantu bayi untuk memiliki kesempatan hidup yang sama melalui ‘pijat bayi’ yang terbukti memberikan berbagai manfaat positif, baik bagi emosional maupun fisik sang bayi.”

Berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian bayi di Indonesia telah menurun dari 32 per 1,000 kelahiran di tahun 2012 menjadi 15 per 1.000 kelahiran di tahun 2017, namun angka kematian tersebut masih tergolong tinggi. Dan untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dan target pemerintah untuk angka kematian bayi hingga 12 per 1.000 kelahiran, dukungan dan kerja sama semua pihak sangat penting dalam menurunkan angka kematian bayi di Indonesia.

Seorang ibu memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh kembang bayi, terutama selama periode emas atau 1000 hari pertama kehidupan. Periode emas adalah tahap paling penting dalam pertumbuhan bayi, suatu masa ketika otak bayi sedang berkembang sangat pesat yang mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna. Pada tahap ini, orang tua perlu memperhatikan banyak hal baik nutrisi seimbang, stimulasi yang tepat dan imunisasi untuk kesehatan anak untuk mengoptimalkan periode emas agar anak – anak mereka dapat hidup sehat dan kuat.

dr. Dyah Retno Wulan,Sp.A, Dokter Spesialis Anak menjelaskan,“Stimulasi adalah aktivitas yang dilakukan setiap hari untuk merangsang semua sistem indera pendengaran, penglihatan, perabaan, penciuman dan pengecapan. Stimulasi sangat berperan penting dalam tumbuh kembang bayi terutama selama periode emas. Dengan dilakukannya stimulasi secara terus menerus dengan beragam cara, maka dapat mendorong perkembangan bayi menjadi lebih cepat serta meningkatkan berbagai aspek keterampilan anak, baik emosional, sensorik maupun motorik serta membantu perkembangan sistem saraf pada bayi.”

Pengetahuan tentang perawatan bayi dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan dua hal yang berpengaruh dalam tumbuh kembang anak. Namun, hal lain yang tidak kalah pentingnya dalam mendukung pertumbuhan anak selama periode emas adalah ‘sentuhan’. Sentuhan merupakan momen terjadinya ikatan emosional antara bayi dan ibu yang dapat membantu menstimulasi indera bayi, sehingga mendukung tumbuh kembangnya agar optimal. Stimulasi sentuhan bisa dirasakan oleh bayi pada saat ritual waktu mandi dan pijat.

“Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh bayi dari stimulasi sentuhan melalui pijat bayi, terutama selama periode emas. Pada periode ini, jika pijat bayi dilakukan secara rutin, maka dapat membantu bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal karena banyaknya manfaat yang didapat seperti: memperlancar peredaran darah; memperlancar pencernaan bayi dengan menambah nafsu makan, mencerna dan menyerap makanan sehingga membantu menambah berat badan bayi; membantu bayi untuk relaksasi sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak dan lama; membantu meredakan ketidaknyamanan di saat mengalami kolik atau sedang tumbuh gigi; memperkuat massa tulang; dan memperkuat ikatan emosional bayi dengan orangtua karena melalui pijat bayi maka hormon oksitosin bayi dan ibu meningkat. Dan seperti yang kita ketahui bahwa hormon oksitosin adalah hormon yang membuat manusia merasa nyaman dan dicintai. Sehingga, pijat bayi tidak hanya memberi manfaat yang besar terhadap bayi itu saja, melainkan juga terhadap si ibu,” jelas dr. Dyah.

Untuk menjangkau lebih banyak lagi ibu di berbagai wilayah Indonesia, kegiatan edukasi akan pentingnya sentuhan cinta melalui pijat bayi ini tidak hanya dilakukan di Surabaya, akan tetapi juga akan dilaksanakan di 14 kota lainnya di Indonesia.

Wynne Lukman, Brand Manager JOHNSON’S® menuturkan, “Kami harap melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan ini, maka akan semakin banyak ibu-ibu di Indonesia yang memahami akan pentingnya pijat bayi bagi perkembangan si kecil. Tujuannya adalah agar sang bayi akan dapat tumbuh lebih kuat, sehingga kesempatan mereka untuk terus berkembang sehat dan bahagia dapat tercapai.”

Selain rangkaian program edukasi yang akan diselenggarakan di beberapa kota tersebut, JOHNSON’S® juga mengajak para ibu di Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam program sentuhan cinta dengan cara berdonasi melalui pembelian produk sbb:

  • Setiap pembelian produk JOHNSON’S® di Alfamart dan Shopee senilai minimum Rp.25.000,-
  • Setiap pembelian JOHNSON’S® oil 125ml atau Top-to-Toe Bath 400ml atau Baby Lotion 200ml di toko – toko lainnya yang berpartisipasi dalam program Sentuhan Cinta.

Dari transaksi tersebut di atas, para ibu secara otomatis dapat menyumbangkan Rp 500,- (Lima ratus rupiah) guna membantu pembangunan sarana kesehatan ibu dan anak (Posyandu) diRandusongo, Gresik, Jawa Timur agar bayi dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.  Pembangunan Posyandu tersebut merupakan kerja sama antara JOHNSON’S® dan organisasi Habitat for Humanity.

“Kami berharap para ibu dapat berpartisipasi dan menunjukkan dukungan mereka untuk program ini dalam rangka guna mendukung dalam meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak di Indonesia,” tutup Wynne. (ro)

Leave a Reply


*