Peringati Hari Musik Nasional, House of Sampoerna Gelar Pameran “Indonesia Bermusik”


Surabaya, KabarGRESS.com – Musik tumbuh dan berkembang sejalan dengan kemajuan peradaban. Dimulai dari masa pra sejarah saat bunyi-bunyian diciptakan dari gerakan tubuh manusia seperti siulan, tepukan tangan, dan hentakan kaki, hingga di masa modern kala aneka aliran musik dapat dengan mudah dinikmati melalui beragam media digital.

Perkembangan musik Indonesia dimulai pada ribuan tahun silam pada saat ditemukannya Nekara. Gendang terbuat dari perunggu ini ditengarai berasal dari masa perundagian (zaman logam). Awalnya musik berhubungan erat dengan hal-hal ritual. Hingga Hindu-Budha berkembang, musik merupakan bentuk hiburan dalam kegiatan keistanaan. Masuknya pedagang asing pada abad 14-15 ikut punya andil dalam memperkaya musik Indonesia. Dan pada 1938 lahirlah WR Soepratman, seorang komponis muda yang piawai memainkan biola, instrumen musik klasik khas Barat, menciptakan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ 3 stanza bertempo de Marcia.

Hari Musik Nasional bagi Surabaya bermakna istimewa. Sebagai kota peleburan budaya, Surabaya turut mewarnai belantika musik Indonesia dengan melahirkan musisi-musisi handal. Syekh Albar, Dara Puspita, Panbers, AKA, Gombloh dan Bubi Chen adalah sedikit dari banyaknya musikus Surabaya dengan kiprah yang diakui di tingkat Nasional, bahkan mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Surabaya juga menjadi bagian dari kisah perjalanan hidup WR Soepratman hingga akhir hayatnya.

Pameran yang digelar pada 20 Maret – 28 April 2019 di The Residence, House of Sampoerna ini terlaksana berkat kerjasama antara House of Sampoerna, Museum Musik Indonesia, Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Pos, Museum Mpu Tantular, Calibre.id dan Forum Begandring Soerabaia. Sebanyak lebih dari 150 koleksi ditampilkan untuk mengelaborasikan sejarah musik di Nusantara.

Sebagai rangkaian dari perayaan Hari Musik Nasional 2019 ini, HoS juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam penyelenggaraan tur tematik program Surabaya Shopping & Culinary Track berjudul “Irama Surabaya” dengan destinasi: Makam dan Museum WR Soepratman selain HoS yang dapat diikuti masyarakat pada tgl 31 Maret dan 6 April 2019.

Manager House of Sampoerna, Rani Anggraini, mengatakan, penyelenggaraan pameran ini diharapkan dapat menambah wawasan akan sejarah musik Indonesia, selain meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap instrumen musik tradisional, dan perkembangan musik tanah air.

“Menjalankan fungsi museum, acara ini adalah bentuk partisipasi kami dalam melestarikan dan mengkomunikasikan warisan budaya, selain turut mendorong museum sebagai salah satu destinasi wisata kota”, kata Rani. (ro)

Leave a Reply


*