Soal Kasus Penyerobotan Tanah, Polda Jatim Kantongi Keaslian Kwitansi Palsu

Surabaya, KabarGress.Com – Sidang lanjutan gugatan pra peradilan terkait kasus penyerobotan tanah yang dilakukan oleh Asipah alias Hj Sujiati terhadap pemilik tanah yakni Puji Sutikno memasuki agenda mendengarkan keterangan saksi ahli yang didatangkan oleh pihak Asipah dari Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara, Prof Dr Sadjiono SH, M.Hum.

Saksi ahli dalam keteranganya lebih menjelaskan detail terkait soal adanya kwitansi palsu yang dikeluarkan oleh Asipah yang hanya berupa foto copy, sehingga membuat statusnya menjadi tersangka.

Ia mengatakan, seharusnya pihak penyidik tidak bisa menentukan status seseorang menjadi tersangka jika hanya dengan bermodal foto copy kwitansi palsu sebelum yang asli ketemu.

“Itu tidak profesional (penyidik) seharusnya penyidik harus menemukan yang asli dulu jangan berhenti hanya di foto copy,” ujarnya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (6/3/2019).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, jika kwitansi palsu yang asli tetap masih belum ditemukan itu jadi persoalan. Maka penyidik masih belum bisa menetapkan seseorang menjadi tersangka.

“Penyidik berarti harus terus berusaha mencari keaslian surat kwitansi palsu itu. Karena hal itu sudah menjadi kewajiban hukum dari pihak penyidik untuk mencari keaslianya,” ungkapnya.

Namun hal tersebut dibantah oleh Tim kuasa hukum termohon pra peradilan Direskrimum Polda Jatim, AKBP Sugiarto. Dirinya mengaku bahwa Polda Jatim telah mengantongi keaslian dari kwitansi palsu tersebut.

“Siapa bilang yang asli tidak ditemukan, kami punya keaslian dari foto copy kwitansi palsu itu, karena tidak mungkin jika kami melakukan labfor (laboratorium forensik) jika yang asli tidak ada sebagai pembanding,” akuinya.

Terkait pihak penyidik yang sudah menentukan Asipah menjadi tersangka, Sugiarto mengungkapkan, hal itu sudah melalui proses tahapan tahapan gelar perkara yang dilakukan oleh Polda Jatim dan Mabes Polri.

“Hal itu sudah memenuhi syarat yakni sudah diperoleh minimal dua alat bukti yang sah dari perkara tersebut. Jadi saya rasa sudah cukup bukti untuk menentukan penetapan sebagai tersangka,” pungkasnya. (Tur)

Leave a Reply


*