Ajak Masyarakat Rawat Kebhinekaan, Stasiun Gubeng Jadi Lokasi Kedelapan Jelajah Kebangsaan Merak Banyuwangi

Surabaya, KabarGRESS.com – Stasiun Gubeng Surabaya menjadi stasiun kedelapan yang menjadi lokasi Jelajah Kebangsaan Merak Banyuwangi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan kegiatan tersebut guna mengajak masyarakat merawat Kebhinekaan.

Dalam Dialog Kebangsaan bertajuk Meneladani Patriotisme Arek Surabaya Bagi Indonesia Emas 2045, di Stasiun Gubeng Surabaya, Kamis (21/2/2019), Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengatakan, bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada ujian berat seiring dengan banyaknya upaya adu domba rakyat yang terasa kian massif menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Mahfud MD yang merupakan Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan berharap, seluruh elemen bangsa Indonesia tidak menjadikan Pemilu sebagai ajang untuk memupuk kebencian, permusuhan, serta menyulut perpecahan.

“Makanya kita berkeliling, karena sekarang sudah banyak upaya mengadu domba rakyat. Pemilu itu milih yang lebih baik dari yang ada,” katanya.

Mahfud sempat menyampaikan, bangsa Indonesia selama ini mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan demokrasi. Untuk itu, tidak mustahil pada 2045 nanti akan menjadi tahun kejayaan Indonesia.

Menurut Mahfud, semua akan berjalan lancar jika seluruh instrumen potensi di negeri ini terintegrasi dengan baik. Indonesia akan menjadi salah satu dari tiga negara besar dunia 26 tahun lagi dari sekarang.

“Kita punya semua modal dasar untuk itu. Kebhinekaan, sumber daya alam, demografi, semua bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya,” jelas dia.

Melalui Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD berharap perbedaan pilihan serta hiruk pikuk yang terjadi menjelang Pemilu 2019, tidak berimplikasi pada permusuhan ataupun perpecahan antar elemen bangsa.

Suluh kebangsaan merupakan kegiatan yang dihadiri narasumber Nasional untuk menggiatkan elemen-elemen bangsa, menjaga keutuhan NKRI dalam wujud bersama mengedepankan dialog, menjunjung tinggi kebersamaan, dan menghargai Kebhinnekaan NKRI

Dalam kegiatan ini, dikemas dalam format dialog santai dengan narasumber tokoh nasional dengan diselingi musik, seniman, dan komitmen tinggi terhadap wawasan kebangsaan

Narasumber tokoh nasional diantaranya Prof. Dr. Mahfud MD, Hj. Sinta Nuriyah Wahid, Alissa Wahid, KH. Marzuki Mustamar, Prof. KH. Abdul A’la, Emil Elestianto Dardak, Budi Karya Sumadi dan Zawawi Imran. 

Jelajah Kebangsaan Merak-Banyuwangi akan diadakan di sembilan stasiun yang dimulai dari Stasiun Merak, Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon, Stasiun Purwokerto, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Jombang, Stasiun Surabaya Gubeng dan berakhir di Stasiun Banyuwangi, mulai 18 hingga 22 Februari 2019.

Para tokoh nasional yang hadir menggunakan kereta api khusus untuk menempuh jarak 1.341 km dari stasiun paling barat di Pulau Jawa hingga stasiun yang berada di paling timur Pulau Jawa selama lima hari perjalanan. Kegiatan ini dikemas dalam format dialog antara para tokoh nasional yang hadir dengan para peserta yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, seniman, budayawan, akademisi, dan lainnya. (ro)

Leave a Reply


*