NATAL, HARGA DAGING BABI DI LUMAJANG NAIK

KabarGress.com, LUMAJANG – Mendekati puncak perayaan Natal di tahun 2018 dan pergantian tahun baru harga daging babi di kabupaten Lumajang Jawa Timur mengalami kenaikan .

Masuk bulan Desember, harga daging babi sebumnya kisaran harga Rp 80 ribu per kilogram saat ini di harga Rp 100 ribu per kilogram. Sementara dalam kondisi babi hidup di kisaran Rp 21 ribu per kilogram sampai Rp 29 ribu per kilogram, kenaikan ini tidak menutup kemungkinan akan terus menguat seiring dengan banyaknya permintaan.

Naiknya harga babi manfaatnya di rasakan masyarakat peternak babi desa Tunjungrejo kecamatan Yosowilangun kabupaten Lumajang karena ada peningkatan ekonomi dari bulan-bulan di luar keagamaan.

Kondisi ini ditopang selain digunakan kegiatan Natal di wilayah Lumajang juga banyak permintaan dari luar kota salah satunya Surabaya terus meningkat, maka momen ini menjadi peluang meningkatkan ekonomi masyarakat peternakan babi masyarakat Tunjungrejo.

Menurut kepala desa Tunjungrejo Sudarto peternak babi di desanya sekitar 150 orang peternak dan rata-rata setiap peternak memelihara 5 ekor sampai 10 ekor, peternak babi di desa ini mensuplay kebutuhan daging babi di Lumajang selain memenuhi kebutuhan di jual dalam kondisi babi hidup.

SDM masyarakat peternak di desa Tunjungrejo diharapkan menjaga kesehatan ternak sehingga hasil budidaya babi yang dipelihara sesuai harapan konsumen.

Masyarakat Tunjungrejo dengan mayoritas 99 prosen penduduk beragama Nasrani selain beternak babi juga banyak yang beternak unggas, dengan masyarakat berpenghasilan dari pertanian terbanyak maka tidak salah bila desa Tunjungrejo sebagai penghasil kripik gadung.

Natal dan tahun baru penduduk peternak babi di desa ini di tegaskan Sudarto ada peningkatan ekonomi dari hasil ternak walaupun pengeluaran dalam kegiatan Natal tidak sedikit biaya yang dikeluarkan masyarakat baik untuk kegiatan pribadi kegiatan lingkungan dan lainnya dalam suasana natal dan menyambut tahun 2019. ( fen)

Leave a Reply


*