BI : KEPERCAYAAN EKONOMI SYARIAH MASYARAKAT MASIH RENDAH

KabarGress.com, JEMBER – Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia terhadap perbandingan bank konvensional lainnya masih rendah, baik soal total aset dan lainnya atau dana akademika sekitar 4 prosen sampai 5 prosen jika di bandingkan dengan bank konvensional lainnya. Maka dalam meningkatkan pangsa bank Syariah upaya Bank Indonesia (BI) Jember terus melakukan sosialisasi kepada berbagai sekmen masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jember Mohammad Lukman Hakim menyampaikan penyebab rendahnya masyarakat terhadap kepercayaan ke ekonomi Syariah di paparkan Lukman ada 2 aspek, baik itu dari pelaku syariah itu sendiri (internal) atau aspek eksternal masyarakat itu sendiri.

Pelaku Syariah masih belum bekerja maksimal terhadap keberadaan ekonomi Syariah memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dari sisi eksternal masyarakat itu sendiri menanggapi keberadaan ekonomi Syariah relatif rendah padahal penduduk Indonesia mayoritas agama Islam.

Lukman Hakim untuk menggugah diperlukan sosialisasi bank Syariah atau ekonomi Syariah seperti digelar Bl Jember di pondok pesantren Syarifuddin Wonorejo, kabupaten Lumajang Jawa Timur dalam rangka edukasi dengan ekonomi syariah khususnya peda Mahasiwa dan akademisi mengenai ekonomi syariah di Indonesia.

Bagemana tantangan kedepannya agar pemahaman oleh mahasiswa lebih baik soal ekonomi syariah di Indonesia dengan harapan pemahaman yang lebih baik itu Mahasiwa bisa berperan aktif baik sebagai nasabah atau tenaga kerja. Selain itu bisa Mahasiwa mengedukasi lingkungannya bagemana masyarakat sekitar itu memanfaatkan layanan ekonomi Syariah baik bank Syariah atau lembaga Syariah lainnya. Dengan harapan bank Syariah di Indonesia berkembang lebih baik lagi.

Ekonomi berdasarkan Syariah yahg memakai dasar atau hukum sesuai Syariah Islam ini untuk dipacu agar masyarakat itu percaya diri, pihanya yakin bila penguatan ekonomi Syariah terus dilakukan 2 tahun perkembangan baik akan dirasakan pihak ekonomi Syariah.

Terselenggaranya acara yang digelar di kampus Wonorejo, Kedungjajang kabupaten Lumajang atas fasilitas yang dilakukan oleh anggota DPR RI Komisi Xl Muhamad Nur Purnamasidi yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur lV yang meliputi kabupaten Lumajang dan kabupaten Jember.

Nur Purnamasidi atau yang akrab dipanggil bang Pur mengakatan apa yang saat ini digelar dapat mengedukasi masyarakat meningkat ekonomi berbasis Syariah. (fen)

Leave a Reply


*