Amien Rais Hadiri Peringatan Milad Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya

Surabaya, KabarGRESS.com – Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Amien Rais menghadiri peringatan Milad Muhammadiyah ke 106 di Islamic Center, Jalan Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa (20/11/2018). Acara yang diinisiasi Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Surabaya diawali dengan Gebyar Pawai Ta’aruf Milad Muhammadiyah 106 dimulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.

Dalam Miladnya kali ini, Muhammadiyah mengambil tema Ta’awun untuk Negeri atau yang bisa diartikan dengan saling tolong menolong untuk negeri.

Setelah gebyar pawai ta’aruf, acara inti dari peringatan milad tersebut dilanjutkan Pidato Milad oleh KH Mahsun Djayadi selaku pimpinan PD Muhammadiyah Kota Surabaya. Disusul tausiyah Amien Rais mulai pukul 09.30 wib hingga 11.30 WIB.

Peringatan utama Milad oleh PP Muhammadiyah sendiri sebenarnya sudah dilakukan di Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (18/11/2018) malam.

Dalam peringatan tersebut Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, mengatakan tema Ta’awun untuk Negeri membawa pesan kepada seluruh komponen bangsa agar secara kolektif kolegial, mengerahkan segala daya menggelorakan semangat, pemikiran, dan tindakan-tindakan nyata saling menolong dan bekerjasama demi kebaikan, kemaslahatan, serta kemajuan bangsa dan negara.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, berkesempatan memberangkatkan peserta ta’aruf dari halaman Islamic Center. Risma pada kesempatan sama mengungkapkan rasa sedih atas pertikaian dan perselisihan sesama umat muslim. Hal itu diungkapkan dalam pidato pembuka pawai Ta’aruf dalam rangka merayakan hari jadi Muhammadiyah ke 106 bertema “Ta’awun Untuk Negeri” di gedung Islamic Center Surabaya, Selasa (20/11/2018) pagi.

“Mari bersama-sama menjaga umat Islam di bawah, untuk supaya sekali lagi tidak ada perpecahan. Sedih saya kalau umat Islam kemudian harus terpecah belah,” kata Risma.

Walikota Surabaya ini juga menaruh harapan kepada Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat yang dapat menyatukan umat Islam apalagi di tahun politik sekarang.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Mahsun Jayadi, menyampaikan organisasi keagamaan ini bisa menjadi pendingin bagi persatuan umat Islam di Indonesia yang kini mulai tereduksi akibat berbedanya pilihan presiden.

Apalagi dengan tema “Ta’awun Untuk Negeri” yang mempunyai arti saling peduli dan saling menolong dapat menghilangkan rasa benci maupun sikap saling mengkafirkan sesama umat muslim.

“Kita ikut mendinginkan umat dan bangsa ini di tahun-tahun politik seperti ini. Jadi kita jangan sampai saling menista, saling mengkafirkan. Jadi kita yang baik-baik dan Muhammadiyah menghadirkan sebagai perekat bangsa. Jadi kita sebagai umat beragama yang baik,” tandasnya.

Pawai Ta’aruf ini diikuti sekitar 1.500 peserta dari SD, SMP, SMA Guru dan karyawan serta organisasi otonom (Ortom) Pimpinan daerah dan cabang Aisiyah Muhammadiyah Se-Surabaya. (ro)

Leave a Reply


*