Tingkatkan Profesionalisme dan Kompetensi, IPI Gelar Kongres IPI ke XIV dan Seminar Nasional IPI 2018

Surabaya, KabarGRESS.com – Dalam upaya menambah wawasan, meningkatkan profesionalisme dan memantapkan kompetensi sebagai penyedia informasi, Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) bekerjasama dengan PT Enam Kubuku Indonesia kembali menggelar Kongres IPI ke XIV dan Seminar Nasional IPI 2018.

Kongres IPI ke XIV dan Seminar Nasional IPI 2018 bertemakan “Transformasi Pustakawan dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” yang diselenggarakan selama empat hari sejak 9-12 Oktober 2018 di Kota Surabaya akan dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI dan Gubernur Jawa Timur serta Ketua Umum IPI.

Ketua Umum IPI Drs. Dedi Junaedi, M.Si, menyampaikan Ikatan Pustakawan Indonesia adalah Organisasi Profesi Pustakawan tingkat Nasional yang beranggotakan para Pustakawan dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Pustakawan merupakan salah satu profesi yang memiliki peran penting dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, tahun 2018 kita kembali menggelar Kongres IPI ke XIV dan Seminar Nasional IPI 2018 di Kota Surabaya,” kata Dedi saat menggelar pressconference di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (09/19/18).

“Pustakawan dituntut memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini perpustakaan telah diakui mempunyai dampak terhadap kehidupan masyarakat luas melalui berbagai peran, termasuk peran dalam menunjang TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan),” tambahnya.

Masih menurut Ketua Umum IPI, Pustakawan sebagai motor penggerak perpustakaan dengan sendirinya harus meningkatkan dan menyesuaikan kemampuannya seiring perkembangan jaman. Oleh karena itu, Pustakawan dituntut selalu menambah wawasan dalam memerankan diri sebagai penyedia informasi untuk masyarakat.

“Kongres IPI dilaksanakan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun sekali dan diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, Kongres IPI ke XIV dan seminar ilmiah Nasional IPI  2018, Provinsi Jawa Timur terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraannya,” terangnya.

Dalam kesempatan Kongres IPI ke XIV juga akan ditetapkan perubahan AD/ART dan kode etik, program kerja serta memilih Ketua Umum untuk masa jabatan tiga tahun kedepan mengingat ketua IPI yang sekarang Drs. Dedi Junaedi, M.Si sudah menduduki jabatan selama 2 (dua) periode.

“Tujuan Kegiatan kali ini adalah, pertama pertanggungjawaban pelaksanaan Program Kerja IPI Periode 2015-2018, menyusun Program Kerja Baru, meninjau ulang AD/ART, kode etik dan memilih Ketua Umum IPI Periode 2018-2021. Serta, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pustakawan Indonesia yang mampu memberikan layanan prima, ketiga memperkuat jaringan dan kerja sama Pustakawan Indonesia sekaligus berbagai pengalaman dan pengetahuan,” urainya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Abdul Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terpilihnya Kota Surabaya sebagai tuan rumah Kongres IPI ke XIV dan Seminar Nasional IPI 2018.

“Secara pribadi saya bangga dan bersyukur. Sebagai kota Literasi Surabaya terpilih menjadi tuan rumah Kongres IPI ke XIV dan Seminar Nasional IPI 2018,” ungkap Abdul bangga.

Dalam Seminar Ilmiah Nasional, IPI menghadirkannarasumber hebat diantaranya, Christine Mackenzie, President lnternasional Federation Of Library associations (IFLA), Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Bappenas RI, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI, Najwa Shihab (Duta Baca Indonesia) dan Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT. (ro)

Leave a Reply


*