UCLG ASPAC estalase kota Indonesia unjuk karya di level Internasional

Surabaya, KabarGress.Com – Konggres UCLG ASPAC ke 7 yang digelar di Dyandra Convention Hall Surabaya harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kota-kota di Indonesia.

GUbernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turut hadir di pembukaan konggres itu mengatakan, Indonesia perlu lebih banyak lagi tampil dengan karya-karyanya di level Internasional.

“Indonesia jangan lagi bermain lokal” lanjut Anies Baswedan.

Kota-kota di Indonesia menurut Anies, sebenarnya sudah banyak yang diperhitungkan di level Internasional.

Dengan adanya konggres seperti ini, para kepala daerah, bupati atau walikota sebaiknya lebih intensif menjalin hubungan dengan walikota atau gubernur dari negara lain.

“Jangan lebih banyak ngobrol dengan kepala daerah sesama negara” kata Anies.

Setiap kota punya berbeda masalah dan tantangan yang dihadapi. Pertemuan di level internasional ini harus dimanfaatkan sebagai ajang saling tukar pikiran antar kepada daerah lintas negara. Sehingga menjadi forum untuk belanja ide.

“Biasanya setelah dari pertemuan seperti ini kepala daerah akan terinspirasi. Dan yang terpenting adalah memahami dan menindak lanjuti” lanjut Anies.

Mantan menteri pendidikan ini mengapresiasi kerja yang sudah dilakukan Walikota Surabaya Tri Rismaharini sehingga Surabaya kerap menjadi rujukan program pembangunan kota  dilevel Internasional.

Konggres UCLC ASPAC ke 7 ini dihadiri oleh para Gubernur dan Walikta dari 40 negara di wilayah Asia Pasific. Mereka akan melakukan konggres mulai 13-15 September 2018 dengan agenda utama memilih Presiden untuk periode 2018-2022. Walikota Surabaya Tri
Rismaharini menjadi calon tunggal di pemilihan itu nantinya.

Selain memilih Presiden, sejumlah isu global menjadi agenda pembahasan. Diantaranya kota layak anak, Global Warming, smart city dan kearifan budaya lokal. Dari pembahasan isu global ini diharapkan bisa menciptakan inovasi sebagai solusi dan program pembangunan kota yang berkelanjutan. (tur)

Leave a Reply


*