Lakukan Evaluasi, PLN Hentikan Program Pasang Baru Listrik Prabayar

Surabaya, KabarGRESS.com – PT PLN (Persero) menghentikan sementara program pasang baru listrik prabayar dengan batas waktu belum dipastikan. “Banyaknya pengaduan dari para pelanggan, serta minimnya stok peralatan listrik token atau prabayar, maka untuk sementara, sejak 15 Juli 2018, PLN menghentikan sementara program pasang baru listrik prabayar,” ungkap Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, kepada media, Kamis (16/8/2018).

Dijelaskan, setelah dilakukan evaluasi, sementara PLN tidak mengeluarkan produk listrik KWh prabayar. “Untuk selanjutnya kepada masyarakat, dilayani dengan KWh meter pasca bayar,” jelas Pinto.

Diakui Pinto, selama ini PLN sering mendapatkan keluhan dan protes dari kelompok-kelompok tertentu, atas layanan PLN untuk produk Listrik prabayar tersebut. Sehingga, PLN hanya melayani pasang baru yakni KWh pasca bayar.

“Sejak tanggal 15 Juli 2018. Untuk batas waktunya belum bisa dipastikan,” imbuhnya.

Pinto mengatakan, pihaknya juga sedang mencari pabrikan yang bisa menyediakan alat KWh meter yang dinilai jauh lebih baik dari alat sekarang ini. Salah satu keluhan masyarakat adalah, terkait besaran KWh yang didapat saat membeli.

“Padahal kita sudah berikan sosialisasi kepada masyarakat, lek tuku satus ewu iku, senk dek kunu duduk satus ewu, (kalau beli seratus ribu, yang diperoleh bukan seratus ribu),” terangnya.

Pinto memaparkan, jika daya listrik yang dimiliki sebesar 450 KWh dengan Rp100 ribu, lebih dari cukup untuk sebulan. Namun untuk daya sebesar 950 KWh dan 1.300 KWh, diakui Pinto dengan Rp100 ribu, tidak cukup untuk sebulan.

“Itulah yang menjadi polemik bagi kami, sehingga kedepannya kita baru melayani pasca bayar saja,” tutupnya. (ro)

Leave a Reply


*