20/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Komoditi Migas Dongkrak Kenaikan Ekspor Jatim Sebesar 2,12 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono.

Surabaya, KabarGRESS.com – Pada Pebruari 2018, kinerja ekspor Jawa Timur sebesar 1,64 miliar dollar AS atau mengalami kenaikan 2,12 persen dibandingkan dengan Januari 2018 sebesar 1,61 miliar dollar AS. Nilai ekspor tersebut bila dibandingkan dengan Pebruari 2017 naik sebesar 8,02 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono, mengatakan kenaikan ekspor Jawa Timur pada Pebruari 2018 disebabkan karena terjadi kenaikan ekspor pada komoditi migas.

“Ekspor migas pada Pebruari 124,23 juta dollar AS naik 183,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya mencapai 43,86 juta dollar AS. Komoditi migas mencakup 7,55 persen total ekspor Jawa Timur pada Pebruari 2018,” jelas Teguh di kantornya, Kamis (15/3).

Sedangkan ekspor pada Pebruari 2018, lanjut Teguh, mencapai 1,52 miliar dollar AS dibandingkan bulan sebelumnya 1,57 miliar dollar AS, ekspor komoditi non migas justru mengalami penurunan 2,95 persen. “Pada hal nilai ekspor nonmigas tersebut menyumbang sebesar 92,45 persen dari total ekspor pada Pebruari 2018,” ujarnya.

Komoditas perhiasan logam mulia lainnya merupakan komoditi ekspor nonmigas dengan nilai tertinggi pada Pebruari 2018 sebesar 232,42 juta dollar AS. Komoditas ini paling banyak diekspor ke Singapura dengan nilai 126,91 juta dollar AS. Peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh minyak petroleum dan minyak yang diperoleh dari mineral mengandung bitumen, mentah serta tembaga dimurnikan untuk katoda dan bagian dari katoda dengan nilai berturut-turut 120,94 juta dollar AS  dan 83,44 juta dollar AS.

Minyak petroleum dan minyak yang diperoleh dari mineral mengandung bitumen, mentah paling banyak diekspor ke Thailand dengan nilai 100,59 juta dollar AS, sedangkan tembaga dimurnikan untuk katoda dan bagian dari katoda paling banyak diekspor ke Malaysia  40,60 juta dollar AS.

Alas kaki dengan sol luar dari karet, plastik, kulit samak atau kulit komposisi dan bagian atas sepatu dari kulit samak merupakan komoditas yang mengalami penurunan ekspor paling tajam pada Pebruari 2018 dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu menjadi 19,68 juta dollar AS pada Pebruari 2018 setelah bulan sebelumnya mencapai 30,06 juta dollar AS atau turun 34,51 persen.

Sementara itu, kenaikan ekspor tertinggi terjadi pada minyak petroleum dan minyak yang diperoleh dari mineral mengandung bitumen, mentah dengan nilai ekspornya mencapai 120,94 juta dollar AS setelah Januari 2018 hanya mencapai  43,46 juta dollar AS atau naik 178,26 persen. (ro)