20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Bursa Efek Indonesia Launching Warung Nabung Saham di Jl Indragiri 3

Surabaya, KabarGRESS.com – Berbagi informasi terkait saham kian meluas. Kini di Surabaya ada Warung Nabung Saham, tepatnya di destinasi kuliner Wakul Suroboyo, Jl Indragiri 3 Surabaya. Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan, secara resmi telah melaunchingnya pada Selasa (27/2/2018).

Warung yang notabene dikenal masyarakat kita tempatnya nongkrong, ngopi, dan ngobrol santai (ngosan), sekarang dipakai untuk ngobrol santai tentang investasi saham.

Diawali oleh si pengelola yang suka berbagi info tentang pasar modal saham, lama-lama pelanggannya juga banyak yang tertarik jadi investor saham.

Terus, mereka membentuk komunitas trader saham dengan nama CUANers. Jumlah anggota komunitas inipun terus bertambah, yang hingga akhir Pebruari 2018 tercatat ada 122 orang. Mereka, saban datang dan ngumpul, ngobrolnya pun tentang saham.

Nicky Hogan mengatakan, Warung Nabung Saham ini didirikan atas kerjasama BEI dengan PT Mirae Asset Sekuritas dan komunitas trader saham di Surabaya, CUANers.

Tujuannya, kata Nicky, untuk mengakomodir komunitas trader dalam bertukar pikiran mengenai investasi saham.

“Inovasi seperti ini adalah salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap investasi, khususnya saham,” ujar Nicky.

Sekarang ini, tutur dia, investasi saham bukan hanya milik mereka yang punya duit banyak, tetapi sudah menjadi milik semua golongan, termasuk kalangan muda.

“Catatan terakhir kami, 30 % dari total investor saham adalah generasi muda usia 18 – 35 tahun,” terangnya.

Pada kesempatan sama, Founder Komunitas Trader Saham di Surabaya CUANers, Yusli Erwandi, mengungkapkan terbentuknya komunitas ini berawal dari keprihatinan atas rendahnya minat warga Indonesia menjadi investor saham di Pasar Modal. Padahal, ini sangat menguntungkan.

Pria yang akrab dipanggil Cak Yus ini mengatakan, di warung ini para investor bisa melakukan sharing dan diskusi mengenai berbagai perkembangan dunia saham sambil bersantai.

“Kami juga berharap, dengan adanya tempat ini awareness masyarakat mengenai investasi saham bisa lebih berkembang,” ujarnya.

“Selain itu, tentu saja sebagai tempat para komunitas investor melakukan sharing informasi soal pasar modal,” tambahnya.

Cak Yus juga menambahkan, dengan mendirikan Warung Nabung Saham ini ia ingin mengajak anak-anak muda untuk masuk berinvestasi di saham, tidak dengan melihat nominalnya, tapi yang terpenting masuk dulu.

“Saya hanya ingin mengenalkan bahwa bermain saham bukan lagi milik mereka yang punya uang banyak, tetapi bisa juga dilakukan siapa saja, meski dengan modal yang terbatas,” tandasnya. (ro)