Penyuluh KB Jatim Bagikan 150 Paket Sembako di Pacitan

• Sudah 2 Bulan Korban Banjir Masih  Numpang

Pacitan, KabarGRESS.com – Penyuluh  Keluarga Berencana tergabung dalam  Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) Jawa Timur  tidak  hanya berbicara soal per-KB-an, namun mereka pedulli terhadap sesama.  Sabtu,  (20/1)  membagikan  150 paket sembako dan santunan uang tunai kepada 150 kader KB dan keluarga pra sejahtera korban bencana banjir dan tanah longsor di Pacitan.

“Kegiatan baksos ini adalah salah satu bentuk kepedulian seluruh Penyuluh KB di Jawa Timur. Dana untuk penyelenggaraan kegiatan baksos dihimpun secara spontanitas dari seluruh Penyuluh KB Jawa Timur,” Widiyatmoko, Ketua  DPD IPeKB Jatim.

Kegiatan bakti sosial  peduli bencana ini bertema berbagi sejuta Asa, berjuta Semangat untuk Pacitan bangkit itu, dilaksanakan 20 Januari 2018, dipusatkan di desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung.  Bantuan dari Tim baksos IPeKB Jatim diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas PPKB dan PPPA Pacitan TH.Hendra Purwaka.

Menurut Dody Everantau, Ketua Panitia Bakti Sosial IPeKB Propinsi Jawa Timur,  kondisi penerima bantuan ini hingga 2 bulan pasca bencana masih banyak keluarga-keluarga terpaksa menumpang di sanak keluarganya. Mereka kehilangan seluruh harta kekayaan yang tersapu terjangan banjir dan tanah longsor.

“Semoga bantuan ini bisa menumbuhkan semangat keluarga-keluarga terdampak bencana untuk kembali bangkit, teman-teman penyuluh KB di Pacitan akan terus mendampingi dan memberikan semangat hingga kondisi pulih kembali,” ujar Dody yang juga penyuluh KB Kotatif Batu.

Keterlibatan para penyuluh KB  membantu korban bencana alam, tidak hanya bakti sosial ini saja, sebelumnya ketika hari H terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, Penyuluh KB  Pacitan yang tergabung dalam organisasi profesi DPC IPeKB Kabupaten Pacitan juga terlibat langsung dalam aksi sosial pemberian nasi bungkus dan bantuan pakaian  layak pakai. Serta terjun ke lapangan membersihkan walet (tanah liat) di jalan-jalan protokol agar bisa segera dilalui kendaraan. Padahal, banyak juga rumah Penyuluh KB Pacitan yang terdampak bencana, namun mereka tetap bahu membahu menularkan semangat agar segera bangkit pada masyarakat sekitarnya.

Disamping itu, DPC  IPeKB  Pacitan juga terus melakukan pendampingan terdampak bencana dengan mengadakan kegiatan trauma healing, terutama pada anak-anak. Diantaranya dengan membangun kelompok-kelompok bermain, belajar bersama,membaca buku dan kegiatan-kegiatan kesenian.

Kegiatan bakti sosial secara regional tingkat Jawa Timur merupakan yang ketiga kalinya diadakan IPeKB Jatim, sebelumnya ketika Gunung Kelud meletus di Kabupaten Kediri, lalu di Kabupaten Ponorogo, IPeKB melakukan bakti sosial  di desa yang masyarakatnya banyak mengalami idiot.

Kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini, kata Dody, insyaAllah, akan terus dikembangkan IPeKB Jatim, karena sesuai dengan AD/ART IPeKB salah satunya adalah meningkatkan kepedulian dan peranserta masyarakat dan membangun kemitraan dalam mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS)

Benny Adia Patra, Penyuluh KB Kabupaten Pacitan, yang bertugas mendata dan mensurvey penerima bantuan menjelaskan, pemilihan lokasi  Kecamatan Kebonagung merupakan salah satu kecamatan yang mengalami kerusakan cukup parah. Ada 757 rumah rusak di wilayah ini. Secara keseluruhan, tim penanggulangan bencana (BPBD) Kabupaten Pacitan mencatat sebanyak 3.875 rumah rusak akibat terjangan banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu itu. (gie)

Teks foto: Suasana pembagian paket  sembako kepada korban banjir.

Leave a Reply


*