Aksi Damai Awal 2018, Siswa-siswi SD Muhammadiyah 15 Surabaya Bela Palestina

Surabaya, KabarGRESS.com – Aksi damai sebenarnya merupakan tindakan yang dilakukan untuk memprotes suatu keputusan atau kebijakan yang dirasakan bertentangan dengan system atau tata cara suatu komunitas atau bahkan orang banyak. Sesuai dengan namanya, maka aksi damai tentunya dilakukan dengan cara-cara tanpa kekerasan dan selalu mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah dan tentunya hukum dalam hal berunjukrasa.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Ali Shodiqin, mengungkapkan di awal tahun 2018, siswa-siswi Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya mengharapkan perdamaian, baik dari sisi keamanan, pendidikan dan dunia Islam pada umumnya. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang dan bisa meraih prestasi sesuai dengan cita-cita yang diinginkan baik diri maupun orangtua.

“Pada hari yang penuh damai, Jum’at, 5 Januari 2018, anak-anak melakukan aksi damai, yang diawali orasi, aksi demontrasi, aksi seruan damai, dan membuat surat damai dalam bahasa tiga bahasa (Indonesia,Inggris dan Arab). Yang mengikuti siswa kelas 3, 4 dan 5 dengan total 350 siswa,” jelasnya.

Sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia telah mengungkapkan betapa besarnya kontribusi agama dalam perjuangan kemerdekaan, danmempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Banyak pahlawan yang terlahir dan terus berjuang karena panggilan agamanya.

Agama di Indonesia memiliki posisi yang terhormat, dan Indonesia menanamkan karakter saling menghormati dalam kehidupannya lewat budaya dan agamanya. Namun ironisnya, konflik yang mengatasnamakan agama mulai timbul di Indonesia, dan meningkat tajam dengan semakin berkembangnya gerakan ekstremis agama di Indonesia.

“Untuk mengisi kemerdekaan ini, siswa-siswi SD Muhammadiyah 15 Surabaya, menyerukan kepada semua pihak untuk menghargai hak-hak mereka bisa belajar dengan baik dan terpenuhi kebutuhan belajarnya baik dalam proses pembelajaran di sekolah maupun rumah,” pungkasnya. (ro)

Leave a Reply


*