Pemkot Tangkap 4 WNA Saat Lakukan Operasi Yustisi

Surabaya, KabarGress.Com – Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya bersama tim gabungan melakukan operasi yustisi kependudukan di 2 kelurahan yang berada di kecamatan Sawahan, Selasa (4/1/2018). Hasilnya, pemerintah kota menemukan 4 warga negara asing (WNA) yang tinggal di kawasan itu.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Surabaya, Hajar Sulistiono membenarkan jika dalam operasi trantib kecamatan Sawahan pihaknya menemukan 4 WNA. Keempatnya terjaring di Kelurahan Banyu Urip dan Petemon.

“Ke empat WNA tersebut terdiri dari warga Belanda dan tiga warga Korea,” ujar Hajar Sulistiono, Selasa (2/1/2018).

Hajar menjelaskan, untuk yang warga Belanda sudah diketahui datanya dan kini bekerja di Bali. Sedangkan yang berasal dari Korea masih belum diketahui.

Menurutnya, operasi yustisi kependudukan ini untuk menyikapi perintah Wali Kota Surabaya untuk mengantisipasi pendatang penduduk musiman. Dari hasil operasi tersebut, diketahui selain 4 WNA juga ada 25 non permanen di Petemon dan 50 non permanen di Banyu Urip.

“Dikhawatirkan masuk tahun baru, penduduk lama membawa penduduk baru atau dari wilayah lain seperti Lamongan,” terusnya.

Ditempat yang sama, Babinsa kecamatan Sawahan Ahmad Fauzan mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan pendatang. Pihaknya, tidak ingin kecolongan dengan masuknya pendatang atau faham teroris yang merusak kawasan ini.

“Nanti akan kami terus awasi para pendatang baik WNA ataupun yang non permanen dengan jalan terus berkoordinasi dengan RT RW setempat,” kata Ahmad yang berdinas di Koramil Sawahan. (tur)

Leave a Reply


*