29/01/2021

Jadikan yang Terdepan

GCG Award 2017

Berikut Perusahaan peraih Indonesia GCG Award -III- 2017 ( IGCGA-III-2017 ), yang telah sukses meningkatkan kinerja perusahaan melalui terciptanya proses pengambilan keputusan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, serta lebih meningkatkan
pelayanan kepada stakeholder.

Jakarta, KabarGRESS.com – Penerapan prinsip GCG masih menjadi hal terpenting di dalam pengelolaan perusahaan, oleh karenanya memasuki tahun ketiga Economic Review bekerjasama dengan IPMI International Business School, Sinergi Daya Prima, Indonesia Asia Institute – Ideku Group kembali menyelenggarakan “Indonesia GCG Award –III- 2017 ( IGCGA-II-2016) .

Penyelenggaraan IGCGA –III- 2017 menjadi bentuk Apresiasi penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Perusahaan yang terbaik di bidang GCG nya di Indonesia (dari Lintas beberapa sektor Industri Perusahaan Nasional di Indonesia) Malam penganugerahan IGCGA-III-2017 terlaksana pada hari Kamis, 2 November 2017, Pukul 18.00- 21.00 WIB, bertempat di Tiara Ballroom, Crown Plaza, Jalan Jend. Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Dengan dihadiri oleh jajaran Direktur Utama, Komisaris, Direksi dan Manajemen seluruh perusahan pemenang di Indonesia. Pendiri sekaligus Direktur Utama Economic Review Hj.RAy. Irlisa Rachmadiana, S.Sn, MM, mengatakan, masih banyak perusahaan yang terpuruk penerapan karena tata kelola perusahaannya tidak baik sehingga banyak fraud yang terjadi atau tidak ada investor yang mau membeli saham perusahaan tersebut. Oleh karenanya, penting bagi sebuah perusahaan untuk memiliki pengetahuan tentang Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan roda bisnisnya.

“Penerapan prinsip GCG pasalnya akan membuat perusahaan di Indonesia makin kompetitif di ASEAN. Hal ini sesungguhnya masih menjadi tantangan, bagaimana memberikan edukasi kepada perusahaan untuk menerapkan sistem GCG yang baik. Oleh karenannya malam ini kami mengapresiasi kepeda beberapa perusahaan terbaik dalam hal penerapan prinsip GCGnya. Perusahaan peraih IGCGA-III-201&, merupakan perusahaan yang terbukti mempuni bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, serta dapat menerapkan etika bisnis, sehingga dapat mewujudkan iklim usaha yang sehat dan transparan, perusahaan-perusahaan
inilah jawaranya,” ujar Irlisa Rachmadiana.

Adapun para pemenang IGCGA-III-2016 yakni berasal dari perusahaan Swasta, Tbk, BUMN, BUMD, BPD, BPR,dll. PT Pembangkitan Jawa-Bali salah satu anak perusahaan PT PLN (Persero)
mendapatkan Platinum Award dengan menempati peringkat 1 untuk kategori anak perusahaan BUMN non TBK dengan skor 95.07. Melalui Penghargaan ini, diharapkan Perusahaan terpacu
meningkatkan prestasi dan peran pentingnya dalam implementasi praktek GCG di Perusahaan Indonesia.

Director PT Sinergi Daya Prima sekaligus juri IGCGA-III-2017 Eri Sumiarso, SE, MM, mengatakan proses Penjurian IGCGA-III-2017 dilakukan secara obyektif, fair, oleh Dewan Juri Independen yang berkompeten serta independen di bidang GCG. Adapun Indiktor penilaian berdasarkan Laporan
Keuangan Audited 2016 (25%), Laporan Tahunan 2016 (40%), Kelengkapan Infra-structure GCG (20%), Kelengkapan Soft-structure GCG (10%) dan Keterbukaan atas Masalah yang dihadapi Perusahaan (5%).

Ditambahkan Eri Sumiarso, Bila perusahaan di Indonesia nanti memiliki pengelolaan perusahaan yang baik, otomatis akan menarik minat investor. Kemudian, akan ada inflow investasi yang akan masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik pada perusahaan menjadi syarat yang
tak boleh terlewatkan. “Masih banyak hal-hal yang diperlu diperhatikan oleh perusahaan yang masih belum menerapkan prinsip GCG yang benar yakni diantaranya; Kelengkapan publikasi di website, tidak adanya pernyataan dari Direktur Utama dan Direktur Keuangan sebagai
pertanggung-jawaban atas laporan keuangan audited Perusahaan dan ada yang tidak menggunakan materai, bahkan ada Laporan Tahunan belum mengungkap 5 (lima) tahun terakhir,” pungkas Eri. (ro)