29/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Mojokerto Pecahkan Rekor MURI Bikin Onde-onde Terbanyak

Mojokerto KabarGRESS.com – Setelah sukses mengusung acara-acara bertema kebersamaan di tahun sebelumnya, kini ”Rayakan Rame-Rame” hadir kembali dengan serangkaian kegiatan perayaan untuk mengapresiasi dan merayakan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Kali ini, ”Rayakan Rame-Rame” singgah di kota Mojokerto melalui pesta rakyat yang digelar secara meriah dan ditutup dengan penyerahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk ”Onde-onde Terbanyak”.

Reggy Prabowo, dari Bermuda Indonesia, selaku penyelenggara acara, menjelaskan kegiatan ‘Rayakan Rame-Rame’ rutin diselenggarakan untuk merayakan budaya komunal yang sudah sangat identik dengan karakteristik masyarakat Indonesia.

“Mojokerto menjadi kota persinggahan yang menurut kami sangat penting, karena masyarakatnya dikenal memiliki karakter guyub yang kental,” katanya.

“Kami secara khusus menghadirkan kegiatan ini dalam bentuk pesta rakyat karena acara perayaan merupakan salah satu ciri khas dari masyarakat komunal. Di pesta rakyat ini, kami sudah menyiapkan berbagai kegiatan menarik dan interaktir untuk mempererat semangat kebersamaan diantara seluruh pengunjung yang datang,” sambung Reggy.

Kota Mojokerto merupakan bekas wilayah kekuasaan Majapahit yang meninggalkan berbagai warisan seperti situs budaya, kesenian dan makanan, kentalnya budaya komunal juga banyak terlihat melalui berbagai rutinitas atau perayaan. Contohnya pagelaran kirab dan seni bantengan. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa hingga kini nilai-nilai kebersamaan menjadi elemen kunci dalam interaksi sosial masyarakat Mojokerto.

Terkait hal tersebut, Sosiolog, Arie Sujito menurutkan, sebagai bagian dari Jawa Timur, dikenal sangat egaliter, tidak hanya mengakui kesetaraan antara anggota warganya tetapi juga kebiasaan untuk selalu terbuka atau blak-blakan. Keterbukaan ini pula yang akhirnya mengakrabkan satu sama lain dan memperkuat kebersamaan diantara anggota masyarakatnya. Berbagai bentuk seni budaya pun banyak yang tercipta sebagai wujud dari kuarnya kebersamaan di Mojokerto.

Hal ini dibenarkan oleh Abdurrahman, selaku tokoh komunitas pelaku usaha di Mojokerto. Menurutnya, kebersamaan merupakan salah satu nilai penting yang selalu mereka junjung tinggi. Dalam berbagai aktivitas, terutama yang melibatkan komunitas, selalu disambut dengan antusiasme dan semangat berkontribusi yang tinggi. Kekompakan ini yang menjadi rahasia kesuksesan tiap aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Mojokerto.

Eratnya nilai kebersamaan masyarakat Mojokerto pun tercermin dari upaya dalam mencatat rekor baru maupun memecahkan berbagai rekor MURI yang telah ada. Kali ini, persembahan istimewa masyarakat Mojokerto untuk kota tercintanya adalah pembuatan “Onde-onde Terbanyak”.

“Mojokerto merupakan salah satu kota yang sangat aktif dalam mencatatkan rekor MURI. Ini juga menjadi bukti kebersamaan yang sangat erat diantara warganya. Mereka saling bekerjasama bahu membahu untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 2010 lalu, Kota Mojokerto juga pernah mencatatkan rekor onde-onde terbanyak yang masuk MURI. “Selain onde-onde, patung Budha terbesar juga masuk rekor MURI. Dan ada lagi mengenakan pakaian dengan nuansa oranye yang diikuti sebanyak 35 ribu peserta,” jelas Sri.

Keseruan “Rayakan Rame-Rame” ini diawali dengan pawai yang diikuti oleh 5 komunitas di Mojokerto dan Jombang, yakni Komunitas Etawa Jombang, komunitas Wonosalam Adventure Trail (WAT) Jombang, Majapahit Jeep Communitu, Paguyuban Onthel Trowulan (POTRO). Komunitas itu untuk mengarak onde-onde menuju kegiatan Pesta Rakyat.

Setelah itu, masyarakat dapat mengikuti berbagai aktivitas seru lainnya seperti liwetan, Goyang Rame-Rame, tarik tambang, balap karung, serta lomba joget. Terdapat pula beragam permainan seru seperti Panen Rame-Rame, Panjat Rame-Rame, Putar Rame-Rame, serta Gowes Rame-Rame. Masyarakat dewasa Mojokerto juga akan dihibur oleh penampilan istimewa grup dangdut Koplo, O.M Sonata dan penyanyi dangdut papan atas, SIti Badriyah. (ro)