30/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Merayakan Kehangatan Idul Adha Melalui Ragam Hidangan Kambing Otentik di “Dapur Lezat Bango”

Surabaya, 1 September 2017, KabarGRESS.com – Di tengah kemeriahan perayaan Idul Adha 1438 H, kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia, Tbk. hari ini menggelar acara istimewa bertema “Dapur Lezat Bango” secara serempak di enam kota besar di Indonesia, termasuk di Masjid Cheng Ho, Surabaya. Di acara ini, Bango mempersembahkan rangkaian kegiatan yang semakin menguatkan makna Idul Adha sebagai momen istimewa untuk berbagi berkah dan kebersamaan.

Kaninia Radiatni selaku Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia, Tbk. menuturkan, “Berqurban di hari raya Idul Adha mengingatkan kita untuk berbagi berkah dan rezeki, baik dengan orang-orang terdekat ataupun mereka yang membutuhkan. Dengan berbagi daging qurban kepada kaum Dhuafa dan pihak-pihak lain yang berhak, maka semua umat muslim berkesempatan menikmati aneka hidangan khas Idul Adha yang lezat sehingga perayaan hari raya ini menjadi lebih hangat dan penuh makna. Terinspirasi dari hal ini, Bango menggandeng Lembaga Amil Zakat Nasional Al-Azhar untuk mempersembahkan ‘Dapur Lezat Bango’.”

Kegiatan ini akan secara serempak diadakan di tujuh masjid yang tersebar di enam kota besar di Indonesia. Selain di Surabaya, keenam masjid lainnya adalah Masjid Agung Al-Azhar dan Masjid Raya Al-Alzhar Sentra Primer (Jakarta), Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang), Masjid Kiai Muara Ogan (Palembang), Masjid Al Jihad
(Medan), dan Masjid Raya Makassar (Makassar).

Secara total, “Dapur Lezat Bango” membagikan 10.000 bingkisan kepada kaum Dhuafa. Selain berisi daging dari pemotongan qurban di masjid, bingkisan ini dilengkapi dengan kecap Bango, bahan-bahan masak yang nantinya dapat mereka gunakan untuk mengolah daging qurban yang mereka peroleh di rumah masing-masing, dan tak ketinggalan hidangan kambing legendaris siap santap yang diolah langsung oleh para legenda kuliner. Hari ini, 1.000 kaum Dhuafa di sekitar Masjid Cheng Ho dapat langsung mencicipi hidangan legendaris dari Nasi Goreng Jawa Cak Shogun.

Selain itu, di acara ini Bango juga mengundang pihak-pihak yang turut berperan dalam kelancaran acara, yaitu orang-orang yang berqurban, panitia pelaksana qurban, relawan dan masyarakat sekitar masjid untuk mendapatkan berbagai inspirasi mengolah kambing langsung dari para legenda kuliner. Pada kesempatan ini, mereka juga menikmati aneka hidangan kambing legendaris yang lezat di tengah suasana penuh kebersamaan. Untuk itu, Bango secara secara khusus menghadirkan Sate Kambing Cak Wit dan Gule Kambing Waroeng Cak Pan. Mereka semua merupakan para penjaja hidangan kambing legendaris yang terkenal akan konsistensinya dalam menjaga kelezatan dan keotentikan hidangan mereka dari waktu ke waktu.

Masing-masing legenda kuliner yang dihadirkan memiliki kisah yang menarik, misalnya Gule Kambing Waroeng Cak Pan. Usaha kuliner yang telah berumur satu dekade ini menghidangkan gule yang cukup unik karena kuahnya yang cenderung jernih, tidak seperti kuah gule pada umumnya yang keruh dan bersantan. Isi gulai
kambingnya terhitung lengkap, terdiri dari daging, jerohan, hingga tulang muda – semuanya dijamin empuk dan bebas bau prengus karena teknik pengolahan yang mantap.

Di akhir acara, Kaninia berujar, ”Pada akhirnya, melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Bango berharap kita semua dapat lebih memaknai nilai berbagi di tengah perayaan Idul Adha melalui kelezatan aneka olahan hidangan kambing yang lezat dan otentik.” (ro)