30/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Bangun Kerekatan, PLN Distribusi Jatim Gelar Multi Stakeholder Forum

Surabaya, KabarGRESS.com – PT PLN (Persero) Distribusi Jatim secara aktif membangun kerekatan antar stakeholder melalui Multi Stakeholder Forum (MSF) sebagai upaya untuk mendistribusikan sejumlah informasi terkait pengembangan pembangunan infrastruktur kelistrikan dan pelayanan kelistrikan terkini di Jawa Timur.

Deputy Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, mengatakan melalui aktifitas MSF ini, diharapkan dapat ditumbuhkan keselarasan pemahaman tentang berbagai isu-isu kelistrikan terkini sehingga pemangku kebijakan dapat mengetahui dan memahami persoalan-persoalan dalam penyediaan listrik kepada masyarakat secara luas secara lebih luas akurat dan proporsional.

“Melalui forum ini PLN Distribusi dapat menampung semua aspirasi dari masyarakat selaku konsumen listrik yang berharap PLN mampu melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan serta usaha untuk menerangi Jawa Timur. Selain itu untuk mengembangkan kemitraan yang lebih positif sekaligus kerekatan hubungan antara PLN dengan pemangku kepentingan sehingga terwujud keterlibatan aktif stakeholder di dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan, khususnya di Jatim dalam peningkatan Rasio Elektrifikasi,” tegas Pinto usai acara Multi Stakeholders Forum, di Surabaya, Rabu (26/7/2017).

Ditegaskan Pinto, rasio elektrifikasi yang menjadi isu strategis dalam pengembangan suatu daerah karena terkait dengan perluasan dan pengembangan infrastruktur kelistrikan pada daerah-daerah yang secara geografis memiliki tantangan sendiri.

“Rasio elektrifikasi PLN Jawa Timur tahun ini adalah 91 persen setelah dua desa di Kabupaten Bondowoso menikmati pasokan listrik, namun hingga kini masih ada 25 desa di kepulauan Madura, Kabupaten Sumenep yang masih dalam progres realisasi pembangunan secara bertahap sesuai roadmap sampai dengan tahun 2019 menuju 100 persen desa berlistrik,” ujarnya.

Pelaksanaan Multi Stakeholder Forum di Surabaya juga dihadiri oleh wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf juga menghadirkan Hani Yulianto dari Tranparency International Indonesia, Kresnayana Yahya pakar statistik ITS dan Dwi Kusnanto selaku GM PLN Distribusi Jawa Timur. (ro)