30/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Kawasan Indonesia Timur Ditargetkan Serap Nilai Investasi Hingga Rp220 Triliun

Surabaya, KabarGRESS.com – Pameran Manufacturing Surabaya 2017, pameran yang diselenggarakan di wilayah Timur lndonesia terus dinanti sebagai penyedia solusi manufactur dalam negeri dan internasional. Pameran yang diselenggarakan pada 19 – 22 Juli 2017 dengan menggunakan seluruh ruangan yang bertempat di Grand City Convention and Exhibition Center, Surabaya, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, Rabu (19/7/2017).

Tercatat lebih dari 260 perusahaan dari 20 negara mempersembahkan beragam produk dengan teknologi terkini untuk diperkenalkan dan bisa menjadi solusi dari sektor industri terkait. “Pameran seperti ini bertujuan ada sinergitas dengan pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan,” tandas Gus Ipul, demikian biasa disapa.

Sepanjang tahun 2016-2017 merupakan tahun dimana Pemerintah pusat memberikan perhatian yang cukup intensif terhadap kawasan timur lndonesia (KTI). Tahun ini juga Pemerintah mempercepat pembangunan perbatasan mulai dari Pulau Rondo sampal NTT, termasuk di Skouw, Kota Jayapura, Papua. Bahkan sejumlah Pos Lintas Batas Negara telah diresmikan tahun ini.

Di sektor perhubungan, pemerintah pusat juga telah merampungkan dan meresmikan sejumlah bandara di Papua dan Sulawesi, mempercepat pengembangan jalan trans Papua, pembukaan Iahan sawah baru di Sulawesi dan Kalimantan, percepatan pembangunan rel kereta api Sulawesi, serta peresmian sejumlah pembangkit listrik.

Andi Rukman Karumpa, Wakil Ketua Umum Kadin Kawasan Timur lndonesia, merespon perkembangan KTl saat ini sangat positif. Khususnya dari sisi pembangunan infrastruktur yang akan berdampak pada lajunya perkembangan industri skala besar, menengah dan kecil. “Untuk industri manufaktur skala besar saya rasa masih menunggu terobosan, namun untuk saat ini prospek untuk industri manufaktur menengah dan kecil sangatlah besar,” terang Andi.

Selain pembangunan infrastruktur perhubungan, menurut Andi hal lain yang juga tidak kalah penting adalah infrastruktur listrik. “Jika kita mau tumbuh 5-6 %, ekonomi butuh tambahan suplay listrik 5.000 hingga 6.000 mega watt. Sedangkan kita baru sanggup di angka 3.000 mega watt per tahun,” ujarnya.

Pada 2016 silam realisasi investasi di Indonesia Timur mencapai Rp119,3 triliun dari rencana awal sebesar Rp119 triliun. Namun begitu, Andi optimis perkembangan sentra industri KTI mampu menyerap investasi diatas 14% atau sekitar Rp200 sampai Rp220 triliun.

Manufacturing Surabaya turut menghadirkan beragam penyedia kebutuhan produk manufaktur terkemuka antara Autonics, Epson, First Machinery Trade & Co, Kawan Lama Sejahtera, Nord Indonesia, Otano Multi Mesindo, Rukun Sejahtera Teknik, Somagede Indonesia, Trakindo Utama, Wijaya Machinery dan masih banyak Iagi yang terus berkomitmen untuk mendukung kebutuhan sektor industri di kawasan Indonesia Timur melalui keikutsertaan mereka di pameran Manufakturing Surabaya 201 7.

“Pameran Manufacturing Surabaya yang telah kami ikuti beberapa edisi banyak menarik minat buyers. Sehingga dapat menghasilkan potensi bisnis Keyence yang baik di Sensor Factory Automation Sensor, Vision System, Digital Microscope, Laser Marker, Measurement dan Barcode Reader, Terima kasih atas semua dukungan dari pelanggan, buyers and Business Partner,” ungkap Yusuke Mizuno, Japanese Account Manager, PT Keyence Indonesia.

“Kami senang menjadi bagian dari Manufacturing Surabaya. lni akan menjadi kesempatan besar bagi kami untuk membawa produk terbaru dan yang sudah ada ke provinsi Jawa Timur. Kami berharap dapat memperluas kemitraan dan menghubungkan dengan klien baru pada acara yang menarik ini,” kata Djanuar Trison, Promotion and Dealership Dept, PT BERCA MANDIRI PERKASA.

Dengan hadirnya dua pavilion independen dari Taiwan dipimpin oleh Taiwan Machine Tool & Accessory Builders’ Association dan Taiwan Machinery Traders’ Association, ada banyak perusahaan teknologi antara lain Ta Haw Enterprise, Chumpower Machinery Corp, Hiwin Technologies Corp, Tailift dan Tongtai Machinery Corp dan lainnya yang sangat entusias untuk bisa memamerkan produk mereka kepada para pelaku industri yang akan hadir di pameran nanti. Partislpasi mereka yang di laksanakan secara berkala ini menunjukan antusiasme serta kepercayaan mereka terhadap perkembangan industri tanah air khususnya di kawasan Indonesia Bagian Timur terutama Jawa Timur.

“Dengan adanya pameran Manufacturing Surabaya 2017, dapat djadikan satu platform yang tepat khususnya bagi sektor manufaktur terkemuka baik di wilayah Surabaya maupun di kawasan Indonesia Timur. Beragam mesin dengan teknologi terkini dapat dijadikan alternative pilihan dalam mengindentifikasi dan memfasiIitasi kebutuhan para perusahaan manufaktur,” terang Maysia Stephanie, Project Director PT Pamerindo Indonesia.

Pada pameran Manufacturing Surabaya 2017 juga menghadirkan beragam peraIatan mesin, suku cadang, komponen, aksesoris, peralatan manufaktur, quid power & systems, metrologi & pengukur, air power, precision tooIs, drives & controls, serta mesin yang dapat memperluas sektor kelautan & kapal, Iistrik, minyak & gas di wilayah Timur Indonesia.

Pameran ini terbuka untuk umum khususnya yang bergerak di sektor industri dan diharapkan bisa mendatangkan sekitar 7.000 profesional seIama pameran berlangsung. (ro)