JENDRAL (PUR) DR. H. MOELDOKO, HKTI AJAK GAPOKTAN KEMBANGKAN METODE BARU BERTANI

Tulungagung , KabarGresa.com – Ketua Umum  DPN. Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI ) Jendral ( Pur) DR. H. Moeldoko  sahur bersama WAkil Ketua DPP HKTI Jatim Eko Puguh Prasetjo , di Tulungagung Kamis malam dini hari (23/6/2017).

Sahur bersama  bertempat dikediaman ( Guess House ) Eko Puguh , di Desa Bungur Kecamatan Karangrejo, dihadiri sejumlah tokoh , Kadis KKP dan SKPD dikabupaten Tulungagung  . Antara lain tokoh yang hadir Ketua PCNU Trenggalek KH . Fatchullah Sholeh ( Gus Loh) Pemangku Pondok Pesantren Bumi Hidayah At – Taqwa, Desa Kedunglurah , Trenggalek , beberapa wakil Gapoktan dari kabupaten Tulungagung, dan Trenggalek, 5 wakil petani nelayan,  Kepala Desa Panggungrejo Yayuk.

Sebagai shohibul bait , Eko Puguh menuturkan kehadiran orang nomor satu DPN HKTI ini  diTulungagunh disamping silahturahim dengan para tokoh masyarakat, ulama,  dalam rangka sosialisasi program HKTI  membantu pemerintah mensukseskan program ketahanan pangan, meningkatkan produksi pertanian guna meningkatkan kesejahteraan para petani .

Terdapat beberapa program HKTI untuk upaya  mewujudkan ketahanan pangan, yang hendak dilaksanakan di kabupaten Tulungagung, dan Trenggalek. Yakni penggunaan benih varietas M-TANI M400 , M70D. ” Untuk M400 dan M70D telah kita uji coba tebar dan tanam didaerah Sumber Rejo. Tak lama lagi panen ,” kata Eko Puguh.

Sedangkan program HKTI yang lainnya ialah pengembangan Holtikultura , budidaya kepiting (craf) di Pantai bakau ( Mangrove ) Popoh , budidaya itik. ” Pengembangan budidaya perikanan kepiting HKTI bekerja sama Kelompok Tani Nelayan di Popoh ,” ujar dia.

KEMBANGKAN VARIETAS M 400

Selanjutnya sepanjang hari ini Jumat 23 Juni 2017, Jendral ( Pur) Moeldoko , didampingi Eko Puguh melakukan tebar benih padi M400 . ” Setelah bertemu para pihak , nantinya bapak akan lakukan tebar benih  M400 ,” imbuh Eko Puguh.

Penegasan sama disampaikan Ketum DPN HKTI Moeldoko,  HKTI hadir ditengah masyarakat untuk mengajak petani berwawasan lingkungan, dengan menggunakan metoda baru tentang kaidah bertani.

Hal ini menjadi atensi HKTI , bertani yang baik, menyelematkan hara tanah, memuliakan tanah,  dengan metode bertani yang benar. Perkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan Gapoktan untuk  laksanakan program HKTI. Salah satunya dengan menggunakan benih padi varietas M400 dan M70D .

” Penanaman varietas M400 dan  M70D , dikabupaten Jember beberapa waktu lalu terbukti mampu meningkatkan produksi padi petani di Jember. Dan, untuk variets M400 ini terus dikembangkan ke kabupaten lain, termasuk kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo dan kabupaten Blitar ,” tegas Moeldoko.  (hery)

Leave a Reply


*