KETUA DPN JENDRAL PUR. DR.H.MOELDOKO , MINTA HKTI JATIM PERSIAPKAN DEMPLOT

Pandaan , KabarGress.com – Ketua DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI) Jendral ( Pur) TNI. DR. H. Moeldoko, mengundang buka bersama Pengurus DPP HKTI Jatim , untuk buka bersama ,Kamis petang 8 Juni 2017.

Hadir  buka bersama Wakil Ketua BP0 HKTI Haji Kelana Aprilianto , SE , Wakil Ketua HKTI Jatim Warsito , SE, MM, Eko Puguh, Agus , Agus Alam Jaya , ada direktur PT KAR , Arif Rachman dan beberapa  pengurus DPP HKTI lainnya.

Pertemuan berlangsung akrab dan sangat gayeng. Moeldoko jendralnya petani ini banyak mendengarkan masukan – masukan dari para pengurusnya di Jatim.  ” Untuk Kabupaten / Kota agar tidak terjadi permasalahan , segera dilakukan musyawarah Kabupaten, dan di SK -kan ,” pinta Suyatno ,dari Pacitan.

Pendapat senada disampaikan Kadar dari HKTI . ” Saya menyambung pendapat Pak Yatno dan pak Kadar, penguatan Kelembagaan HKTI kabupaten / Kota harus segera dibentuk dan di sahkan. Setelah Kabupaten / Kota sudah definitiif, supaya segera bisa membentuk HKTI Kecamatan ,” usul Suyanto, dari Sidoarjo.

Setelah kelembagaan HKTI kabupaten / Kota terbentuk, langkah selanjutnya dapat melaksanakan agenda kerja, termasuk eksekusi program unggulan, varietas M70D dan M400 kepada para petani.

Sebab menurut Warsito, dua produk unggulan varietas M70D dan M400 saat ini sudah sangat bisa diterima secara luas oleh masyarakat petani di Jatim . ” Kebutuhan hari ini yang harus segera dipenuhi adalah penguatan kelembagaan ,” ujar Warsito, menambahkan.

” Intinya, kami siap bekerja ,mohon advisnya,” pinta Warsito pada Moeldoko. Moeldoko, minta semua pengurus tetap bekerja. DPN segera lakukan pendataan , minta DPP HKTI Jatim berikutnya dilakukan pembentukan  setruktur kelembagaan sampai ditingkat desa, dan segera lakukan komunikasi dengan gabungan kelompok tani ( Gapoktan).

Program Pajale dan Program Hultikultura, bisa berjalan. ”  segera lakukan komunikasi langsung dengan Gapoktan, dan kordinasi dengan kepala dinas teknis , dan perbanyak membuat demplot ditiap kabupaten ataupun kecamatan ,”  saran Moeldoko.

Selain itu dalam rangka memantapkan kinerja HKTI di Jatim Moeldono lebih lanjut meminta  HKTI  kordinasi sengan kadis teknis di kabupaten / Kota . ” Advis saya kalau HKTI pingin eksis harus diperkuat kordinasi dengan kepala dinas teknis ,” pinta Moeldoko mengingatkan.

Sementara terkait efektifitas Program HKTI Moeldoko telah memfasilitasi program dengan dirjen kementrian Partanian. Termasuk erat kaitannya dengan M70D dan M400 HKTI nantinya akan mendapat profit sharing dari PT. KAR.

Eko Puguh menambahkan bahwa saat ini sudah ada beberapa kabupaten/kota yang mengajukan lahan pertanian untuk demplot padi varietas M400, salah satu varietas padi terbaik yang menjadi program unggulan HKTI dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

” Saat ini sudah 40 persen lebih daerah yang mengajukan pengembangan varietas M400 melalui gapoktan-gapoktan, dan akan terus diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Jatim “.kata dia.

Eko memastikan kerjasama pengembangan padi unggul di Jatim tidak terbatas. Beberapa daerah yang mulai mengajukan antara lain Tulungagung sendiri, Blitar, Ponorogo, beberapa kabupaten di daerah tapal kuda, hingga kawasan pantura.

Selain memberi pinjaman sangat lunak berupa benih padi varietas M400 tersebut yang akan dibayar pascapanen, Eko menegaskan bahwa HKTI siap membeli seluruh hasil panen degan harga 10 persen lebih tinggi dari harga pokok pembelian pemerintah (HPP), maupun rata-rata harga pasar.

“Beberapa pengajuan masih terus masuk dan HKTI tidak akan melakukan pembatasan. Berapapun pengajuan dari daerah melalui gapoktan-gapoktan HKTI siap menyediakan benih ,” aku Eko Puguh.(hery).

Leave a Reply


*