Inovasi Penerapan Fingerprint Bikin Ciut Nyali Joki Paspor

Surabaya, KabarGRESS.com – Inovasi penerapan sistem fingerprint pada layanan antrian mengurus paspor di Kantor Imigrasi Surabaya terbukti membikin ciut nyali para joki paspor. “Jadi disini ada verifikasi ketika dipanggil sesuai nomor urut antriannya. Saat melakukan fingerprint di depan petugas layanan ternyata tidak sesuai dengan yang bersangkutan maka kita tolak permohonan paspornya,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Widjaja, di sela-sela kunjungan Staf Ahli Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), F Haru Tamtomo, Rabu (3/5/2017).

Inovasi baru yang diberlakukan sejak 2 minggu lalu tersebut memang mengharuskan para pemohon paspor mengurus sendiri ke kantor pelayanan. “Jadi pemohon mengambil nomor antrian lewat mekanisme fingerprint. Nantinya saat dipanggil petugas pelayanan akan melalui fingerprint print lagi. Dengan demikian yang antri disini benar-benar berkepentingan mengurus paspor, kecuali anak di bawah usia 5 tahun boleh diwakili orangtuanya,” tandas Agus.

Sementara itu, Staf Ahli Menkumham, F Haru Tamtomo, mengatakan pihaknya memang ingin melihat sejauh mana pelayanan publik yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Surabaya terutama terkait layanan keimigrasian pengurusan paspor. “Disini ada beberapa metode dalam mengatasi semakin tingginya minat masyarakat mengurus paspor, diantaranya mempercepat pengambilan nomor antrian layanan paspor. Apalagi waktunya dimajukan lebih pagi lagi mulai pukul 06.30 WIB tentunya akan lebih memudahkan masyarakat,” terang Haru.

Bahkan dengan telah ditambahnya lokasi pelayanan pengurusan paspor, yakni Unit Pelayanan Paspor di Margorejo dan Gresik terbukti mampu memecah panjangnya antrian pengurusan paspor selama ini. (ro)

Teks foto: Staf Ahli Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), F Haru Tamtomo, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Widjaja, saat melihat dari dekat inovasi pelayanan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Surabaya, Rabu (3/5/2017).

Leave a Reply


*