PUTUT ADJI S, TUGASKU PENGABDIANKU

Surabaya, KabarGress.com – Sosoknya sederhana, berwawasan luas, berdedikasi tinggi, ramah, rendah hati, hubungannya sangat dekat dengan bawahannya, dikenal pekerja keras, cekatan dan professional, pantas  mendulang banyak prestasi. Dia, adalah Ir.Haji. Putut Adji Surjanto, MM, Kabid Rehabilitasi Lahan Penghutanan Sosial (RLPS) Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Suami Ny. Ariani Nurcahya Wulandari ini menuturkan, mengemban dalam bidang tugas apapun ia berkomitmen harus mampu menjalankan tugas sebaik –baiknya. Sebab, tugas serta jabatan dipahami sebagai amanah,yang kelak bakal dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian dimanapun ia bertugas senantiasa  mempersembahkan yang terbaik. “ itu menjadi prinsip hidup saya sejak muda,mas,”tuturnya.

Sekecil apapun tugas yang disematkan senantiasa dilaksanakan secara optimal. Lantaran keteguhan yang kuat untuk memberikan karya terbaiknya itu, penghargaan demi pernghargaan diterimanya. Paling tidak berdasar catatan media ini, terdapat lima prestasi besar yang berbuah penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dalam bidang tugas Penghijauan Lingkungan di Provinsi Jawa Timur.

Melalui buah gagasan dan program Penghijauan Lingkungan, baik melalui skema One Billion Indonesian Trees (OBIT) , Indonesia Menanam , Wana Lestari, faktanya mampu mengurangi lahan kritis di provinsi Jawa Timur. Sukses besar recovery lingkungan ini juga didukung kepiawaiannya dalam menumbuhkan gerakkan dimasyarakat untuk berpartisipasi secara aktif melaksanakan penanaman bibit pohon diatas lahan yang miskin tanaman.

Meski berkat kerja nyata yang dilakukan kenyataannya telah mampu mempersempit angka luasan lahan kritis, atau bisa dibilang zero lahan kritis di provinsi Jawa Timur, inisiasi serta asistensi memperkuat gerakan partisipasi masyarakat, utamanya masyarakat daerah hutan (MDH) dalam memperkuat program pelestarian lingkungan masih terus digelorakan .

Kenapa dia begitu militan melaksanakan tugas recovery lingkungan ?. Menurutnya, terdapat dua aspek keuntungan atas keberhasilan penghijauan lingkungan yang sukseskan dilaksanakan. Dua aspek keuntungan tersebut mencakup ; keuntungan ekologis, terkait penggunaan sumber daya yang efisien baik dalam pemanfaatan sinar matahari, air dan unsur hara di dalam tanah. keuntungan ekonomis, erat kaitannya dengan  total produksi yang dihasilkan lebih tinggi sebagai akibat dari pemanfaatan yang efisien.

Sedangkan keuntungan sosial, yaitu memberikan kesempatan kerja sepanjang tahun. Keuntungan phsikologis, yaitu perubahan yang relatif kecil terhadap cara berproduksi tradisional dan mudah diterima masyarakat dari pada teknik pertanian monokultur. Sementara keuntungan politisnya, program rehabilitasi lahan dan penghijauan lingkungan  sebagai alat yang memberikan pelayanan sosial dan kondisi hidup yang lebih baik bagi masyarakat .

 “ Esensinya, adalah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah hutan. Mengingat strategisnya, program ini maka saya bersama stakeholder secara konsisten mendorong tetap tumbuh kembangnya partisipasi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan ini,”imbuh dia.

Ditengah menipisnya back-up anggaran dari pemerintah, Insinyur Pertanian Alumni Unibraw Malang terus berinovasi. Misalnya, agar program Kelompok Mangrove Provinsi Jawa Timur tetap bisa berjalan sesuai scheduling, RLPS memfasilitasi kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk masalah pendanaan. Selain menjalin kerjasama dengan BRI, juga melakukan kerjasama kemitraan dengan pengusaha industry, lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

Prestasi besar lainnya berhasil diukir Ayah dari Ardian, Erdhaika, dan Frizky, tatkala bertugas di Kanwil Departemen Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Kala itu Putut Adji Surjanto dipercaya mengemban tugas pembangunan sector perkebunan melalui program Intensifikasi Tebu Rakyat medio 1986 – 1987. Dimana hasil kerjanya dalam melaksanakan kegiatan Intensifikasi Tebu Rakyat disertakan dalam lomba tingkat Nasional, berhasil meraih juara III.

Karena prestasinya  Putut muda kala itu sempat diundang ke Istana dan diterima oleh Presiden Suharto. Pengabdiannya tak mandeg sampai dikantor tempat dia dinas saja. Ditengah kesibukannya menjalankan tugas Negara, Putut Adji Surjanto,yang tinggal diperumahan Rungkut Harapan ini  tak mampu menampik ketika dirinya diminta menjadi Ketua RW,oleh warga perumahan.

Amanat warga ini pun dilaksanakan secara totalitas. Hasilnya, pada saat ikut Lomba Cipta Kampung Aman tahun 2012 Perumahan Rungkut Harapan sukses meraih juara tiga se kota Surabaya. (hery)

 

 

 

 

Leave a Reply


*