Wisatawan Asing Lebih Tertarik Belanja ke Pasar Tradisional Sindu

Surabaya, KabarGress.Com – Menjamurnya pasar moderen yang ada di kota Denpasar Bali, rupanya tidak membuat wisatawan asing lebih memilihnya. Seperti yang dilakukan salah satu wisatawan asing asal Denmark, Hellen. Ia mengaku lebih memilih berbelanja di pasar tradisional, selain harga yang terbilang murah kebersihan di pasar tersebut juga menjadi alasan yang utama untuk dipilihnya.

“Saya lebih senang berbelanja di sini (pasar tradisional) karena harganya murah dan tempatnya juga sangat bersih sampai tidak terlihat satu sampah pun yang jatuh di area pasar ini,” terangnya.

Menurutnya, kualitas sayur mayur dan buah buahan yang ada di pasar Sindu ini juga tidak kalah bagusnya dengan yang di jual di pasar moderen seperti, minimarket dan supermarket.

“Penjual disini juga sangat ramah, makanya saya lebih tertarik untuk berbelanja disini. Disini juga bisa melakukan tawar menawar barang yang akan di beli, tidak seperti di pasar besar yang tidak bisa untuk melakukan penawaran,” ujarnya.

Sementara itu, pengawas dan pengelola pasar Sindu, Made Sudarta menjelaskan, pasar Sindu ini di huni oleh sekitar 220 pedagang yang dibangun sejak tahun 2009 dan diresmikan pada tahun 2010. Pasar yang terletak di tengah tengah kota Denpasar Bali ini mempunyai luas 52 m2.

“Kalau untuk berbicara kontrak kami (pengelola) langsung menawarkan 5 tahun dan selain itu ada uang retribusi juga setiap harinya setiap pedagang rata rata dikenakan biaya 2500 rupiah tergantung luas kiosnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Made menambahkan, di pasar Sindu ini seluruh pedagang diwajibkan untuk menjaga kebersihan di kiosnya masing masing agar dapat menarik pengunjung dari lokal maupun asing. “Kan kalau pasar terlihat bersih pengunjung nantinya bisa leluasa untuk memilih barang dagangan yang akan dibelinya,”imbuhnya. (tur)

Leave a Reply


*