31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Di Balik Kisah “Chef Signature” Brasserie Restaurant & Bar By Bali Rani Hotel

Photo Captions : Tenderloin Steak

Kuta, 3 Februari 2017, KabarGress.com – Salt Bae yang akhir-akhir ini viral di sosial media menjadi bahan pembicaraan banyak kalangan. Salt Bae atau Salt Chef menjadi terkenal karena caranya menunjukkan metode sang chef memotong daging dan menaburi garam dengan gaya yang lucu. Ketenaran chef ini terbukti membuat identitas dirinya menjadi “Salt Bae” berhasil.

Tak hanya Salt Bae, bahkan chef terkenal seperti Gordon Ramsy pun semakin terkenal berkat kinerjanya di banyak program televisi, salah satunya Hell’s Kitchen. Begitu juga Anthony Bourdain yang terkenal berkat hobby-nya travelling dan mecoba makanan aneh dari seluruh dunia.

Ya, setiap chef memiliki ciri khas masing-masing. Meski demikian, gaya Salt Bae bukan lah hal yang biasa dilakukan oleh chef professional. Umumnya, banyak chef dari seluruh dunia membuat signature dish, sebuah menu buatan khusus seorang chef yang bisa dijadikan sebagai ciri chef tersebut. Idealnya, menu khusus dari seorang chef adalah makanan yang unik dan artistik. Selain presentasi makanan, produk lokal yang digunakan serta mayoritas pengunjung restaurant mempengaruhi gaya memasak sang chef.

Executive Chef Bali Rani Hotel, Ferry Hermawan, mengiyakan hal ini. Baginya, signature dish adalah hal yang penting sebagai pembuktian dirinya menjadi seorang chef yang handal. Bersama rekan satu timnya, pria kelahiran 2 Agustus 1971 ini, mengkreasikan beberapa menu sebagai Chef’s Signature di Brasserie Restaurant & Bar.

Ke empat menu yang dikreasikannya mulai dari sup hingga makanan penutup. Yang pertama adalah Roasted Butter Squash Soup, sup yang terbuat dari labu dan kerang yang disajikan bersama garlic crouton. Dua masakan utama yang disajikan adalah Tenderloin Steak dan Barracuda Thermindor. Serta makanan penutupnya adalah Pineapple Carpaccio, es krim vanilla yang disajikan bersama orange cardamom serta nanas yang di potong tipis.

Tenderloin Steak yang disajikan dengan ubi ungu yang di tumbuk, sayuran, dan saus dari wine serta beberapa kreasi menu yang lain ini adalah perpaduan antara masakan khas barat yang dipadukan dengan bahan-bahan lokal. Bahan-bahan lokal yang dipilih sebagai campuran masakan adalah kolaborasi makanan yang menyehatkan.

“ubi ungu yang ada di Tenderloin Steak ini terkenal dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh dibandingkan dengan kentang biasa,” ungkap sang chef yang bekerja di hotel yang terletak di Jalan Kartika Plaza ini “sedangkan ikan Barracuda sebagai bahan penting di menu Barracuda Thermindor adalah salah satu jenis ikan yang terkenal berasal dari perairan di Indonesia, tak hanya itu, manfaatnya untuk kesehatan juga sangat banyak” tambahnya.

Bagi Chef Ferry, begitu ia biasa dipanggil, memasak sudah menjadi bagian dari hidupnya. Melihat para pengunjung di Brasserie Restaurant & Bar pulang dengan wajah bahagia membuatnya bangga dengan hasil kerjanya. Ketika ditanya soal Salt Bae, ia berkelakar sambil menjawab “lucu ya, ada-ada saja gaya orang memasak, tapi kalau saya sih memilih gaya memasak yang normal saja asal banyak yang suka…”. (ro)