31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Edi Rachmat Minta Semua Pengurus Solid, Besarkan Partai HANURA

Surabaya, KabarGress.com – DPC Partai HANURA Kota Surabaya, menempati kantor baru di jl Wonosari Kidul I No. 6, Kamis ( 5/1/2017). Sekitar 40 an Pengurus, kader Partai, Ketua RT, Utusan dari Kelurahan hadir dalam peresmian Kantor DPC Partai HANURA Kota Surabaya. Meski sederhana, tapi suasana penuh ke akraban antar Pengurus dan kader Partai memberikan warna positif bagi perkembangan Partai HANURA Kota Surabaya ini.

Pengurus DPC, Ranting dan Anak Ranting, di harapkan mampu membangun partai dengan baik. Tidak adalagi friksi, antar pengurus dan kader, sehingga suasana kondusif, tentram, adem ayem dapat di wujudkan. Dengan demikian Partai HANURA kota Surabaya layak menjadi rumah aspirasi bagi warga metropolis. Penegasan ini disampaikan Ketua DPC R. Edi Rachmat ST,MM, usai secara simbolis ditempatinya kantor baru DPC Partai HANURA.

Edi Rachmat menyatakan focus utama selepas ditempati kantor DPC, ialah menguatan soliditas Pengurus DPC, dan PAC. “ Yang saya lakukan pertama membangun soliditas pengurus, DPC dan PAC,”katanya.

Setelah itu langkah berikutnya, melakukan penguatan struktur kepengurusan PAC dan Ranting. Target, akhir Januari penguatan kelembagaan Partai harus sudah selesai.

Sementara erat kaitannya, revitalisasi kepengurusan 31 PAC, untuk saat ini 23 PAC sudah bergabung. Tinggal 8 PAC yang masih memerlukan pendekatan. 8 PAC dimaksud adalah : PAC,Kecamatan, Sukililo, PAC Gunung Anyar, PAC Mulyorejo, PAC Gubeng, PAC Wonocolo, PAC Rungkut, PAC Semampir, dan PAC Wonokromo. Upaya yang dilakukan agar 8 PAC bisa segera bergabung kembali DPC menurut Wakil Ketua BAPPILU Aris Sukoyono, SH telah membentuk Tim 6.

“Tim 6 di tugasi mengajak 8 PAC , untuk mau kembali bergabung DPC hasil Muscablub. Saya selaku ketua tim, mengajak teman –teman di 8 PAC itu merespon baik goodwill Pak Ketua. Mari bersama –sama kita bangun Partai ini sesuai harapan Publik,” ajaknya. Sebab, dengan bersatu recovery kelembagaan Partai ini lebih cepat bakal bisa di wujudkan. “ Tapi mereka tetap harus melalui verifikasi factual dulu,” kata Aris. (hery)