31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

PDAM Surabaya Akan Mulai Proyek SPAM Tahun Ini

Surabaya, KabarGress.Com – Kabar gembira bagi warga kota Surabaya. Kekurangan air PDAM yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, tidak lama lagi kebutuhan warga Kota Pahlawan terhadap air PDAM akan tercukupi.

Pasalnya, proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pompa Umbulan akan dimulai tahun ini. Proyek senilai sekitar Rp 4 triliun ini sudah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jawa Timur.

“Nanti yang mengerjakan proyek ini PDAB (perusahaan daerah air bersih),” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Sunarno saat melakukan kunjungan ke Pompa Umbulan di Pasuruan, Selasa (30/8/2016).

Pengerjaan proyek ini akan memakan waktu yang tidak sedikit. Diperkirakan selesai pada tahun 2019. Saat ini izin pengunaan air umbulan hanya sekitar 300 liter perdetik. Nanti, setelah proyek itu selesai, debit pompa umbulan mencapai 5.000 perdetik.

“Dan kita gunakan 4000 liter perdetik,” jelasnya.

Ribuan debit perdetik ini nantinya akan dimanfaatkan oleh Surabaya 1.000 liter perdetik, Kabupaten Pasuruan 410 liter perdetik, Kota Pasuruan 110 liter perdetik, Kabupaten Sidoarjo 1.200 liter perdetik, dan Kabupaten Gresik 1000 liter perdetik.

“Surabaya selama ini kan hanya kebagian 120-150 liter perdetik, kalau proyek ini selesai, Surabaya tidak akan kekurangan air PDAM,” jelasnya.

Manager Senior Pengembangan Perusahaan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Dody Soedarjono menambhakan, proyek pembangunan pipa jaringan, pompa dan aksesorisnya untuk mengalirkan air dari umbulan dilakukan pada 1932. Sampai saat ini tidak pernah dilakukan pengembangan sama sekali.

Sehingga, lanjutnya, sebelum tahun 2010, warga Surabaya masih menikmati air dari umbulan. Namun, dengan bertumbuhnya populasi penduduk Surabaya, saat ini hanya sebagian saja yang menikmati.

Direktur Operasi PDAM Surya Sembada Catur Jauhari berharap, dengan penambahan debit dari Pompa Umbulan kesejahteraan warga Surabaya meningkat. Memang, pengerjaan proyek butuh waktu, tapi manfaatnya besar.

Untuk mengalirkan air umbulan ke Surabaya, taping-nya nanti akan dipasang di Alas Malang baru air mengalir ke kota pahlawan. “Kita proyeksikan akhir tahun 2018 atau awal 2019 pengerjaannya sudah selesai,” tukasnya. (tur)