31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

PJB Komitmen Tingkatkan Kedaulatan Kelistrikan Nusantara

Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung FirstantaraSurabaya, KabarGRESS.com – Peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia ke depan merupakan peluang bisnis yang perlu dioptimalkan oleh PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB). Dengan kekuatannya sebagai perusahaan pembangkit yang telah menerapkan beberapa kaidah pengelolaan pembangkit dengan praktek terbaik dunia, PT PJB siap berkontribusi untuk meningkatkan kedaulatan kelistrikan nusantara. Pembangunan dan pengembangan beberapa pembangkit tengah disiapkan PJB sebagai sumbangan bagi peningkatan elektrifikasi di Indonesia.

“Beberapa proyek yang tengah digarap PJB diantaranya PLTU Jawa 7 berkapasitas 2×1.000 MW yang dibangun menggunakan teknologi Ultra Super Critical. PLTGU Sumbagut 3,4 berkapasitas 2×250 MW yang dibangun bersama Nebras Power, saat ini memasuki tahap Feasibility Study. SeIain itu PLTU Cilacap 600 MW saat ini sudah COD dengan waktu yang lebih cepat dari yang dijadwalkan. Rencananya PLTU Cilacap juga akan ekspansi lagi dengan kapasitas 1.000 MW,” ungkap Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara, di sela-sela acara PJB & Journalist Meet Up #2, bertempat di PT Pembangkitan Jawa-Bali Kantor Pusat, Jl. Ketintang Baru 11 Surabaya, Rabu (10/8/2016).

Selain mengembangkan pembangkit berbahan bakar energi primer, PT PJB juga mengembangkan pembangkit energi terbarukan (renewable energy). Kebijakan tersebut sesuai dengan visi PJB tahun 2018 untuk menjadi perusahaan pembangkit terdepan dengan standar kelas dunia (Growth dan Sustanaibility) dimana pengembangan energi terbarukan menjadi salah satu strategi panting untuk masa depan perusahaan. Beberapa proyek energi terbarukan yang tengah digarap diantaranya PLTA Batang Toru (5I0 MW), pengembangan PLTBiogass rumput Iaut yang saat ini masih proses kajian kelayakan oleh pihak Universitas Diponegoro, PLTS Cirata dengan kapasitas 1 MW dan sampai saat ini beroperasi dengan sangat baik, dan beberapa proyek PLTBiomassa yang saat ini dalam tahap pengembangan.

Selain mengembangkan dan membangun pembangkit, PJB juga menangkap peluang bisnis di bidang operasi dan maintenance (0&M). PJB yang pada awalnya hanya berfokus pada bisnis produksi listrik, dalam perkembangan bisnisnya saat ini telah menjelma sebagai perusahaan yang lebih luas lagi lini bisnisnya. Tak hanya melakukan O&M bagi pembangkit miliknya sendiri namun juga melakukan layanan bagi pihak luar. Layanan terhadap pihak Iuar seperti PLN dan swasta dilakukan melalui anak perusahaan PT PJB, yaitu PT PJB Services (PJBS). Kiprah PT PJBS cukup diakui di Indonesia. Tahun 2015 lalu PT PJBS dinobatkan sebagai The Best OM company. PT PJBS saat ini juga menjadi O&M Operator di beberapa Independent Power Producer (IPP), sepertl PLTA Asahan 2×90 MW dan PLTU Banjarsari 2×110 MW serta memberikan jasa overhaul di beberapa pembangkit milik IPP.

“PT PJB terus berupaya untuk berpartisipasi dalam program diversifikasi sumber energi menggunakan energi terbarukan. PJB menghadirkan energi terbarukan melalui rencana investasi pembangkit dengan energi terbarukan pada pembangkit baru dan peningkatan kapasitas pada pembangkit lama,” imbuhnya. (ro)

Teks foto: Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara, memberikan keterangan pers.