31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Aksi Perdana Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital Hadir di Kota Surabaya

Sesi panel bersama Prami RachmiadiSurabaya, KabarGRESS.com – Setelah Jakarta, Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital kini merambah kota Surabaya. Gerakan ini mencari anak muda yang ingin menciptakan solusi untuk membawa Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020 melalui startup digital.

“1.000 startup yang terkumpul dari gerakan nasional ini diharapkan akan diperoleh valuasi yang mencapai lebih dari US$10 Milyar. Namun kami ingin menajamkan mindset bahwa uang bukan alasan utama untuk memulai sebuah startup,” papar Danton Prabawanto, CEO Beon Intermedia yang merupakan salah satu partner gerakan ini.

Untuk merombak pola pikir startup founder, diselenggarakan fase ignition. Ignition merupakan sebuah tahapan pembuka dari rangkaian program 1.000 startup. Bentuk kegiatannya adalah seminar dengan menghadirkan beberapa pembicara yang sudah mumpuni di bidang teknologi, kreatif, maupun startup.

Pada tahapan ignition terdapat beberapa sesi panel yang melibatkan banyak pembicara yang ahli di bidangnya. Setiap panel memiliki topik berbeda dengan tema yang berkaitan dengan merombak pola pikir startup founder.

Sesi pertama dengan topik Don’t Start a Business, Solve a Problem diisi oleh Tety Sianipar, CTO Kerjabilitas; Tyovan Ari, CEO Bahaso.com dan Leonika Sari, CEO Reblood. Dalam sesi ini peserta diajak untuk memahami bagaimana menjalankan startup yang sedang dikembangkan, mengidentifikasi masalah yang akan ditemukan, dan bagaimana startup yang dibuat telah berkontribusi untuk selesaikan masalah.

Berikutnya dilanjutkan dengan sesi kedua yang membahas tentang Growing The Ecosystem Through Communities. Sesi ini memaparkan seberapa besar peran komunitas untuk ikut membangun ekosistem startup. Taufhswara Diasriandanu, Founder & CEO Jelasin.com dan Zam Arianto, Founder Sedekah Ilmu akan menjadi panelisnya.

Sesi panel yang tak kalah penting adalah The Journey in Building a Sustainable Startup. Peserta akan mendapatkan ilmu mengenai bagaimana stretgi bertahan dalam membangun startup secara mandiri. CEO DyCode, Andri Yadi akan berbagi pengalamannya dalam sesi ini.

Selanjutnya, dengan tema Taking Indonesian Startups to the Next Level, diharapkan para peserta yang hadir di sesi panel keempat bisa tahu strategi yang bisa digunakan untuk membawa startup lokal Indonesia ke level internasional. Pembicara yang hadir adalah Prami Rachmiadi, CMO Emtek & KMK Online.

“Melalui gerakan ini, diharapkan anak-anak muda Indonesia bisa berkarya dan mengejar mimpinya sehingga Indonesia bisa berkibar kembali,” ujar Yansen Kamto, Chief Executive KIBAR, selaku penggagas Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.

Program ini terbuka untuk yang sudah ataupun belum memiliki ide, sudah atau belum memiliki tim, maupun yang sudah memiliki produk. Namun, jika ingin mendaftar dengan tim, semua anggota harus mendaftar secara individual, dan mengikuti program dari awal hingga akhir. (ro)