31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Risma Pamit Pada Warga Surabaya

RismaSurabaya, KabarGress.Com – Kabar bakal majunya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju dalam Pilkada DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir terus menguat.

Terbaru, Tri Rismaharini dikabarkan pamitan dengan warga Kota Surabaya. Pamitan itu disampaikan Risma saat menghadiri peluncuran Kampung KB di RW XII Sidotopo Jaya, Semampir.

Ditemui usai Rapat Paripurna, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana (WS) meminta agar pernyataan Wali Kota tersebut tidak dipolitisir. Sebab permintaan maaf merupakan sesuatu hal yang biasa.

“Minta maaf kan wajar. Karena pada dasarnya setiap orang pasti punya salah,” ujar Whisnu Sakti Buana, Kamis (4/8/2016).

Disinggung apakah dirinya siap memimpin Surabaya jika nantinya Tri Rismaharini maju dalam Pilkada DKI Jakarta, politisi dari PDI-P ini menyampaikan kesanggupannya.

“Siap tidak siap harus siap. Karena kaderisasi di PDI-P itu jelas. Dulu Pak Bambang terus sekarang Ibu Risma,” jawab WS.

Whisnu Sakti Buana mengaku saat ini sedang belajar memimpin Kota Surabaya. Dirinya belajar banyak dari Wali Kota Tri Rismaharini. “Bersama Ibu Risma saya sudah belajar memimpin Kota Surabaya,” tegas Whisnu Sakti.

Kesanggupan WS dalam memimpin Kota Surabaya dikuatkan dengan pernyataannya yang siap melanjutkan program serta visi misi yang sudah ada sekarang. Yaitu sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah ada.

“Program yang ada dilanjutkan sesuai RPJMD dan visi misi,” jelasnya saat ditanya program yang akan dia jalankan.

Dalam kesempatan itu, mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini menegaskan jika hingga sekarang belum mengajukan izin cuti. Sesuai undang undang yang baru, pejabat publik yang ingin maju dalam Pilkada cukup mengajukan izin cuti.

“Kalau ditanya soal Ahok, saya tidak mau menjawab karena itu masalah Jakarta. Sedangkan tugas saya di Surabaya,” tandas WS.

Sementara pengamat politik dari Universitas Airlangga Suko Widodo menilai sikap yang ditunjukkan Risma mengindikasikan adanya keraguan raguan dalam memutuskan jadi tidaknya maju sebagai pesaing Ahok.

“Kelihatannya Ibu Risma masih ragu,” ujar Suko Widodo.

Suko Widodo menegaskan, Tri Rismaharini sebenarnya memiliki modal lebih dari cukup untuk bersaing dengan Ahok. Itu berkaca dari majunya Jokowi saat menantang Gubernur DKI Jakarta Petahana Fauzi Bowo.

“Bekal yang dimiliki Ibu Risma sudah cukup. Popularitas beliau sekarang juga sangat tinggi,” pungkasnya. (tur)