31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

PLN Teken Komitmen Jual Beli Tenaga Listrik Energi Terbarukan

PLN Teken Komitmen Jual Beli Tenaga Listrik Energi TerbarukanMadiun, KabarGRESS.com – Dalam rapat koordinasi Direktorat Regional Jawa Bagian Timur dan Bali triwulan II tahun 2016, PLN melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Sumber Organik Surabaya, PTPN X di Kediri dan Perum Jasa Tirta I. Penandatanganan ini disaksikan oleh seluruh peserta Rakor yang dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen di Regional Jawa Bagian Timur dan Bali dari Unit hulu hingga hilir serta dibuka oleh Kepala Divisi Operasi Direktorat Regional Jawa Bagian Timur dan Bali, Daniel S. Bangun.

Dalam sambutannya, Daniel menyampaikan pesan dari Amin Subekti, Direktur Regional Jawa Bagian Timur dan Bali, yang tercantum pada tema rakor kali ini yaitu Strengthen Your Commitmen to Achieve Targets 2016 Through Excecution Excellence. “Diharapkan dalam mewujudkan visi dan mencapai target melalui strategi yang cantik, bapak ibu sekalian dapat bekerja sama melakukan eksekusi di lapangan dengan ekselen. Karena, apabila hanya strategi yang cantik tanpa eksekusi ekselen di lapangan maka semua strategi untuk mencapai target di semester ini akan sia-sia belaka,” tutur Daniel.

Daniel juga menyampaikan bahwa pada rakor kali ini juga sebagai penanda komitmen anyar dari Direktorat Jawa Bagian Timur dan Bali untuk mencapai target di semester II dengan eksekusi yang lebih ekselen.

Pada sesi Penandatanganan MoU, dijelaskan bahwa PT PLN (Persero) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dari Pembangkit Berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Khusus untuk PLN Distribusi Jawa Timur total kapasitas Pembangkit EBT yang sudah ditandatangani sebesar 15,79 MW terdiri dari PLTM Seloliman Excess Power Mojokerto sebesar 30 kW, PLTM Pacet Mojokerto berdaya 1.500 kW, PLTM Lodagung Blitar sebesar 1.300 kW, PLTSa Benowo 1 Surabaya dengan daya sebesar 1.650 kW, PLTSa Benowo Surabaya sebesar 8.310 kW serta PG Pesantren Baru Excess Power Kediri berdaya 3.000 kW. Potensi Pembangkit berbasis EBT sampai saat ini tercatat sebesar lebih dari 53 MW tersebar di seluruh wilayah Propinsi Jawa Timur.

PLTSa Benowo adalah pembangkit listrik energi terbarukan dengan berbasis sampah kota dengan teknologi sanitary landfill. Pembangkit Listrik PG Pesantren Baru Kota Kediri milik PTPN X merupakan Co Generation yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam proses produksi PG Pesantren Baru. Lokasi pembangkit berada pada area PG Pesantren Baru.

Bahan bakar pembangkit menggunakan ampas tebu atau bagas. Sementara, PLTM Lodagung yang berdaya 2 x 650 kW atau 1,3 MW dibangun oleh Perum Jasa Tirta I berlokasi di area Bendungan Wlingi Kanbupaten Blitar berjarak 300 meter dari GI Wlingi. Pasokan air tersalur melalui intake saluran irigasi Lodagung yang memasok kebutuhan pertanian di wilayah Lodoyo dan Tulungagung. (ro)