31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Bersama Ribuan Masyarakat Peringati Nuzulul Qur’an

Gubernur Jatim Soekarwo memberikan bingkisan kpd para janda dan anak yatim diperingatan Nuzulul Quran di Islamic Center SbySurabaya, KabarGress.com – Gubernur Jatim Pakde Karwo menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an, di Gedung Islamic Center Surabaya, Rabu (22/6) malam. Dalam sambutannya Pakde Karwo mengatakan bahwa memperingati Nuzulul Qur’an tidak hanya sekedar membaca Qur’an tapi yang lebih penting memahami makna isi Al-Qur’an, selanjutnya pengamalannya.

Di era globalisasi, Iptek dan Spiritual harus seimbang dan sama-sama diperkuat. Informasi dan Teknologi (IT) memang sangat berguna tapi sebaliknya juga bisa merusak moral bangsa bila salah pemanfaatannya. Oleh karena itu Pakde Karwo berpesan kepada ibu-ibu sebagai pendidik pertama dan utama harus mendampingi putera-puterinya dalam memanfaatkan IT, hal itu demimenjaga etika dan moralitas anak-anak dengan baik.

Islam harus didorong dengan iptek keagamaan. Rata-rata para pekerja lulusan SD dan tidak lulus SMP, maka Jatim mendorong produk BLK 16 ribu dan ditargetkan 28 ribu pada tahun 2017.

Agar jangan menjadi penonton kita harus melakukan perubahan yang luar biasa terhadap kualitas SDM, dengan mendirikan SMK Mini di lingkungan Pondok Pesantren dengan memberikan pelatihan dan ketrampilan. Tahun ini 270 SMK Mini yang menghasilkan 204.300 orang santri yang memiliki sembilan jenis ketrampilan.

“Kondisi sosial ekonomi Jatim nomor satu se Indonesia, berkat kerukunan masyarakat yang luar biasa, dan kondusif. Keamanan dan kenyamanan situasi di Jatim juga tidak lepas dari peran jajaran TNI/ Polri untuk menjaga keamanan, terima kasih,” ucapnya.

Dalam rangkaian acara, Gubernur didampingi Sekda Prov Jatim menyerahkan bingkisan untuk 100 anak yatim dari lima Panti Asuhan di Surabaya. Peringatan Nuzulul Qur’an yang dihadiri Forpimda Prov Jatim, ribuan masyarakat, muslimat, TNI/ Polri dan Karyawan/ karyawati Pemprov Jatim ini, diawali dengan Sholat Isya’ dan Tarawih berjamaah dan diakhiri tausiah dan do’a oleh KH Imam Hambali dari Surabaya. (hery)