31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Baru 16 Industri Manfaatkan Diskon 30 Persen dari PLN

PLN industriSurabaya, KabarGRESS.com – Sejak diluncurkan beberapa waktu lalu dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III tentang diskon tarif listrik sebesar 30 persen, ternyata hingga saat ini belum dimanfaatkan maksimal oleh pelanggan industri di Jawa Timur.

Berdasarkan data dari PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, sejak diterbitkan pada awal tahun ini, baru 16 industri yang sudah memanfaatkan insentif diskon 30 persen dari PLN.

Manager Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim, Wisnu Yulianto, mengatakan minimnya pemanfaatan ini disebabkan kurangnya minat dari pihak industri, meski sosialisasi terus dilakukan oleh PT PLN (Persero) Distribusi Jatim.

“Sepertinya dari segmen industri masih enggan memanfaatkan diskon dari PLN ini, mungkin diskon diberikan untuk pemakaian di luar beban puncak, yaitu sekitar pukul terhitung lembur, 00.00-08.00 WIB. Sementara pada jam-jam tersebut biasanya terhitung lembur, jadi upahnya lebih mahal,” ujarnya kepada wartawan, di Teras Info PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, Senin (6/6/2016).

Ia menjelaskan, untuk mengajukan diskon ke PLN sangatlah mudah, yakni dengan cara mengirimkan surat pengajuan kepada PLN. Bahkan pihak PLN memastikan bahwa semua industri di Jatim yang mengajukannya bakal disetujui.

“Ini memang karena diskon tersebut diberikan kepada seluruh industri baik berskala besar maupun indsutri kecil. Walalupun demikian, tak banyak yang sudah memanfaatkannya. Dari 16 industri yang sudah memanfaatkannya sebagian besar berada di Surabaya, seperti industri plastik, logam, dan cosumer good,” terang Wisnu.

Lebih lanjut Wisnu mengatakan, jumlah pelanggan industri di seluruh wilayah Jawa Timur saat ini hanya mengkontribusi 0,16 persen dari total pelanggan PLN Jatim yang mencapai 10,2 juta. Sedangkan dari segment pelanggan bisnis mencapai 4,77 persen dari total pelanggan.

“Meskipun jumlah pelanggan industri dari total pelanggan PLN Jatim cukup kecil, namun secara pendapatan sektor industri mampu menyumbang 41 persen dari total pendapatan. Untuk itu, PLN Jatim sangat terbuka dan akan mengapresiasi industri yang mau mengalihkan penggunaan listrik mereka di jam-jam beban puncak ke jam tersebut,” pungkasnya. (ro)