31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Popcon Surabaya Bangkitkan Semangat Berkreasi Para Pahlawan Kreatif Surabaya

Mengambil tema City of Superheroes, kegiatan ini mendorong para pahlawan kreatif Surabaya dan sekitarnya untuk berkolaborasi menciptakan karya kreatif yang mendunia.

PopconSurabaya2016-1-1024x684Surabaya, KabarGRESS.com – Interaksi antar pelaku industri kreatif, menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Selain itu, penghargaan atas hak kekayaan intelektual dan juga interaksi antara kreator dan penikmat tidak dapat dikesampingkan sebagai upaya menjadikan industri kreatif di Indonesia kian bertumbuh. Dengan kata lain, kolaborasi adalah hal utama yang dapat mengembangkan ekosistem industri kreatif, dan dibutuhkan wadah yang mampu menaungi kolaborasi para sumber daya manusia di industri kreatif ini.

Popcon Surabaya, sebuah festival kreatif yang mewadahi kreator lokal Indonesia diadakan dengan tujuan agar para kreator lokal di Indonesia untuk dapat menunjukkan karya, sekaligus menjadi wadah yang dapat mencetuskan kolaborasi antara kreator dengan berbagai pelaku industri berkualitas internasional. Dengan mengambil tema City of Superheroes, Popcon Surabaya dilaksanakan pada tanggal 4-5 Juni 2016 dan digelar di Gedung Siola yang terletak di Jalan Tunjungan. Untuk pertama kalinya Siola, gedung yang tahun ini berusia 139 tahun dijadikan saksi dari bangkitnya kreator pop culture Surabaya. Gedung Siola Surabaya merupakan bangunan tua warisan dari jaman kolonial Belanda akan disulap menjadi tempat berkumpulnya para kreator yang ada di Surabaya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke-723, selama dua hari, Popcon Surabaya akan mengadakan berbagai program seperti talk show, lightning session, workshop, portfolio review, dan exhibition.

“Kami sangat bangga dapat menghadirkan Popcon di Surabaya. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memiliki potensi talenta kreatif yang sangat besar. Para pelaku industri secara bersama-sama harus saling berkolaborasi agar Surabaya dapat menjadi pusat industri kreatif di Indonesia,” kata Grace Kusnadi, CEO Revata Cipta Kreasi, penyelenggara Popcon Surabaya sekaligus penggagas Popcon Asia.

Dalam acara pembukaan Popcon Surabaya, Ibu Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya memberikan sertifikat penghargaan kepada 10 desainer grafis terbaik dari Tatarupa, sebuah gerakan yang menghubungkan desainer dengan UKM untuk membantu meningkatkan nilai produk lokal melalui desain merek dan kemasan yang baik. Gerakan yang diinisiasi oleh Kreavi.com dan Pahlawan Ekonomi Surabaya ini telah berhasil mengumpulkan 51 desainer grafis asal Surabaya untuk bermitra dengan UKM binaan Pahlawan Ekonomi Surabaya. Tidak hanya itu, Kreavi.com, bekerjasama dengan Kratoon Channel juga meluncurkan karakter Sura dan Baya, maskot yang dipersembahkan kepada kota Surabaya untuk dapat digunakan secara open source oleh seluruh UKM di Surabaya.

Sesi talk show dan lightning session akan diisi oleh diskusi dan presentasi menarik dari para pelaku industri kreatif dari berbagai sektor: komik, film, video, desain, animasi hingga game. Sebagai contohnya, Faza Meonk (Komikus Juki) dan Sweta Kartika (Komikus), akan menjadi pembicara yang membahas tentang Intellectual Property (IP). Dalam talk show-nya nanti, mereka akan berbagi bagaimana mengelola IP menjadi sebuah bisnis.

“Popcon Surabaya bukan hanya menjadi ajang bagi para kreator memamerkan karya mereka, tapi juga untuk mengembangkan produk mereka menjadi IP berkualitas internasional yang dapat dipasarkan ke tingkat global. Berbagai sesi yang dihadirkan memang bertujuan untuk memberikan wawasan bagaimana kreator lokal dapat menjadi produk yang bernilai tinggi dan diminati pasar internasional,” ujar Andi Martin, CEO Kratoon Channel yang juga merupakan salah satu penggagas Popcon Asia.

Tak hanya itu, Popcon Surabaya juga menampilkan Interactive Wall, teknologi interactive touch screen projector hasil kerjasama AR&Co, Kratoon Channel dan V2 yang menyuguhkan hasil kolaborasi antar lini dengan memanfaatkan teknologi.

Ada juga gerakan Surabaya Peduli Sesama yang diusung Pemerintah Kota Surabaya, PMI dan Reblood (startup lokal yang mengajak masyarakat lebih aktif mendonorkan darah mereka) yang dihadirkan di Popcon Surabaya dengan target mendapatkan 7230 pendonor darah.

Selain itu, di panggung utama juga menghadirkan talk show yang memperkenalkan Serial TV Petualangan Si Unyil, sebuah remake serial Unyil dalam bentuk animasi. Sesi ini dihadiri Daryl Wilson, Desainer Karakter dari Serial Petualangan Si Unyil, yang juga sekaligus meluncurkan teaser film Unyil yang akan hadir di layar lebar.

Vidi Aldiano, penyanyi dan seorang creative entrepreneur juga hadir di panggung utama Popcon Surabaya untuk meluncurkan IP yang merupakan proyek kolaborasinya dengan Kratoon Channel.

Sesi workshop sendiri menghadirkan kelas kreatif untuk mengasah keterampilan yang dibawakan oleh praktisi industri kreatif yang berpengalaman. Di antaranya hadir Dennis Adishwara, CEO Layaria.com yang berbagi tentang bagaimana bercerita melalui video 360. Dalam workshopnya Dennis bercerita bagaimana Virtual Reality (VR) adalah masa depan dari industri perfilman. (ro)