31/05/2020

Jadikan yang Terdepan

Telkom Launching Kampung UKM Digital Kedua di Bojonegoro

26 Kampung UKM Digital_BJN-1024x683Bojonegoro, KabarGRESS.com – Setelah sukses melaunching Kampung UKM Digital Sukorejo, Telkom kembali melaunching Kampung UKM Digital kedua di Bojonegoro yaitu Kampung UKM Digital Geneng di Margomulyo, Bojonegoro.

Seperti sebelumnya, Telkom menghadirkan Kampung UKM Digital Geneng ini untuk para pengrajin kayu jati di Geneng, Margomulyo. Kabupaten Bojonegoro memang dikenal memiliki berbagai produk unggulan daerah lokal yang sudah cukup terkenal dan berkualitas ekspor, salah satunya ialah penghasil kayu jati yang dijadikan berbagai produk.

Hadir dalam launching Kampung UKM Digital tersebut pada Kamis (26/5/2016), antara lain General Manager Telkom Witel Gresik Madura Ferry Zuljanna, Manager Business, Government & Enterprise Service Komarrudin Umar, Kandatel Bojonegoro Mulyawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bojonegoro Drs. H. Basuki, M.Pd, Dinas Komunikasi dan Informasi Bojonegoro, Kepala Kecamatan Margomulyo Heru Sugiharto, SE MM, dan Kepala Desa Geneng Suharto.

Sebagai sebuah kota yang memiliki berbagai potensi dan produk unggulan daerah lokal, Bojonegoro menyadari membuka akses informasi digital kepada para pemilik UKM akan membantu mengoptimalkan pemasaran dan proses bisnis produk-produk UMKM setempat. Para pengrajin yang tergabung dalam Paguyuban Jati Aji menyambut baik program tersebut. Bagi mereka, teknologi informasi yang kini bergeliat akan sangat berpengaruh terhadap nilai jual produk khususnya di tengah dahsyatnya daya saing yang semakin ketat.

Launching Kampung UKM Digital hari ini juga menjadi tanda awal masuknya Jaringan Fiber Optik ke Desa Geneng. Dengan adanya jaringan FO ini, tidak hanya para pengrajin yang dapat menikmati fasilitas internet tapi masyarakat di Desa Geneng juga dapat dilayani Layanan Indihome TriplePlay. “Kami sangat bangga bisa ikut menjadi bagian penting dalam membantu UKM Pengrajin Kayu di Geneng Margomulyo menyambut era digital dan memasuki pasar digital agar dapat bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” ujar Ferry.

Ferry menambahkan, melalui program ini Telkom akan memudahkan proses UKM memasuki era digital dengan menggunakan produk-produk Telkom seperti Jarvis-store, Blanja.com dan Direktori UKM Smart Bisnis.

Di sela-sela acara peresmian Kampung UKM Digital Geneng, pihak Telkom dan Bojonegoro juga meninjau langsung ruang yang digunakan untuk pelatihan digital yaitu Broadband Learning Center. Kampung UKM Digital ini disediakan infrastruktur (berupa jaringan Telkom 100% Fiber, access point WIFI ID, fasilitas Broadband Learning Center (BLC) yang juga sudah difasilitasi oleh jaringan 100% fiber), sifatnya free apabila kelas BLC digunakan secara klasikal serta sharing knowledge terkait Information Computer Technology (ICT) dengan sepengetahuan Telkom.

Sepanjang 2015, Telkom berhasil menghadirkan 60 Kampung UKM Digital. Tahun ini target ambisius ditiupkan yakni sebesar 300 Kampung UKM Digital di seluruh Indonesia. (ro)