31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

PLN Dist Jatim Jamin Jaringan Listrik Selama Ramadan dan Lebaran Aman

SPV Humas dan Protokol PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, Pinto RaharjoSurabaya, KabaeGRESS.com – Memasuki bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini, pasokan listrik di wilayah di Jawa Timur (Jatim) dinyatakan dalam kondisi aman. Sebelumnya PT PLN (Persero) Distribusi Jatim telah menyiapkan pasokan listrik selama bulan puasa dan lebaran di Jatim dalam keadaan terkendali.

Manager Bidang Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, G. Wisnu Yulianto, menegaskan pihaknya terus berusaha melakukan terbaik bagi pelanggan listrik di Jatim dalam melakukan ibadah puasa tahun ini. Apalagi kata Wisnu, pasokan listrik di Jatim bulan puasa dan lebaran nanti sudah mendapat perintah untuk menjaga kondisi pasokan listrik di Jatim.

“Kami telah siap mengkondisikan pasokan listrik selama bulan suci Ramadan dan Lebaran nanti agar tetap aman,” tegas Wisnu saat ditemui ruang kerjanya terkait persiapan PLN Jatim jelang puasa di Surabaya, kemarin.

Wisnu menyebutkan, hingga saat ini jumlah pelanggan listrik di Jatim sudah mencapai 10,2 juta pelanggan. Sementara target tahun ini dapat menambah jumlah pelanggan baru sekitar 500 ribu pelanggan akhir tahun ini.

“Umumnya di bulan puasa beban puncak siang hari tidak terlalu tinggi masih pada kisaran 4.700 MW. Sementara daya tampung PLN surplus mencapai 8.600 MW, surplus listrik inilah yang dipastikan pasokan listrik selama Ramadan hingga Lebaran terkendali,” ujarnya.

Saat ini ketersediaan listrik di Jatim mengalami surplus atau kelebihan daya pasok hingga 2.600 MW, hal ini mengacu kepada daya mampu harian Jatim sebesar 8.600 MW dengan beban puncak harian Jatim sebesar 6.000 MW.

Sumber listrik di Jatim dipasok dari pembangkit listrik di sejumlah tempat, diantaranya Probolinggo, Tuban, Gresik, dan Pacitan. Disamping itu, surplus listrik yang terjadi saat ini diharapkan bisa membuka peluang bagi industri.

“Jatim diharapkan bisa menjadi katalisator pembangunan ekonomi di daerah lain, hal ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi para pelaku industri dan bisnis yang ingin berinvestasi di Jatim, karena ketersediaan pasokan listrik Jatim yang mencukupi bahkan mengalami surplus atau kelebihan pasokan daya,” tambah pria mantan wartawan ini.

Sementara itu, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT. PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, berharap selama bulan puasa dan lebaran nanti pasokan listrik di Jatim masih kondisi aman sehingga masyarakat menjalan ibadah puasanya bisa nyaman dan tenang.

Setiap tahun menjelang Ramadan dan Lebaran PLN Distribusi Jatim mengandalkan gardu induk untuk terus dioptimalkan guna kelancaran distribusi energi listrik ke seluruh pelanggan PLN di Jatim. “Kami akan mengoptimalkan jaringan listrik yang mensuplai ke masjid maupun mushala,” ujar Pinto Raharjo.

Saat ditanya bagaimana jika terjadi pemadaman di saat Ramadan, Pinto mengatakan jika hal itu terjadi PLN langsung sigap dan tanggap serta cepat menerjunkan petugas PLN untuk memperbaiki aliran listrik yang padam sehingga tidak sampai mengganggu pelanggan.

“Terutama menjelang adzan Maghrib dan makan sahur, PLN akan menjadi pasokan listrik tetap aman agar masyarakat dapat khusyuk menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. (ro)